Judi: Menang yang Kalah

Kamis 01-10-2026,08:19 WIB
Oleh: Ahmad Sihabudin

Setan Tidak Perlu Lagi Membawa Orang ke Meja Judi

Al-Qur'an menyatakan:

«“Sesungguhnya setan bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu karena minuman keras dan judi serta menghalangi kamu dari mengingat Allah dan melaksanakan salat.”»

QS. Al-Ma'idah: 91

Ayat ini terasa sangat aktual jika dibaca dalam konteks judi online.

BACA JUGA:Menjaga Muktamar ke-35 NU sebagai Tuntunan dan Hikmah

Judi dapat menjauhkan manusia dari pekerjaan.

Menjauhkan dari keluarga.

Menjauhkan dari tanggung jawab.

Bahkan menjauhkan dari ibadah.

Orang yang kecanduan judi dapat menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar demi menunggu kemenangan. Waktu yang seharusnya digunakan untuk bekerja, berkumpul dengan keluarga, atau beribadah habis dalam mengejar sesuatu yang belum tentu datang.

Ironinya, manusia modern sering mengatakan tidak punya waktu untuk membaca, belajar, beribadah, atau bercengkerama dengan keluarga.

BACA JUGA:Drone untuk Peternakan di Indonesia

Tetapi untuk berjudi, waktu selalu tersedia.

Mungkin masalahnya bukan kekurangan waktu.

Kita hanya salah memilih untuk apa waktu itu digunakan.

Kategori :