Judi: Menang yang Kalah

Kamis 01-10-2026,08:19 WIB
Oleh: Ahmad Sihabudin

Padahal kerusakannya jauh lebih luas.

Ketika seseorang kehilangan uang karena judi, yang ikut dipertaruhkan adalah kebutuhan rumah tangga.

Uang sekolah anak.

Belanja dapur.

Cicilan rumah.

Tabungan.

Bahkan uang pinjaman.

BACA JUGA:Emas Dunia Naik, ETF Emas Malah Turun, Ada Apa?

Di sinilah judi berubah menjadi persoalan keluarga.

Seorang ayah yang menghabiskan uang untuk berjudi bukan hanya kehilangan uangnya sendiri. Ia mungkin sedang mengambil hak anaknya.

Seorang suami yang menyembunyikan kebiasaan berjudi bukan hanya sedang berbohong kepada istrinya. Ia sedang merusak fondasi kepercayaan dalam rumah tangga.

Dan ketika utang mulai mengejar, persoalan ekonomi dapat berubah menjadi persoalan psikologis dan sosial.

Karena itu, judi online tidak pantas dilihat sebagai “permainan pribadi”.

Ia memiliki efek domino sosial.

BACA JUGA:Al-Waqiah dan Manusia yang Tak Pernah Cukup

Satu orang berjudi, satu keluarga dapat menanggung akibatnya.

Kategori :