Fundamental Perekonomian Terjaga, Dampak bagi Rakyat Kian Merata

Kamis 22-10-2026,15:50 WIB
Reporter : Hariri
Editor : Marieska Harya Virdhani

Upaya tersebut dilakukan melalui percepatan proyek transisi energi, penguatan investasi energi bersih, pengembangan kapasitas industri dalam negeri, serta pemanfaatan teknologi rendah emisi di sektor industri dan transportasi.

BACA JUGA:Apindo Soroti Rencana Motor Listrik Nasional, Ini Dampaknya bagi Perekonomian

Selain itu, Pemerintah juga terus memperkuat reformasi regulasi dan iklim investasi nasional melalui perubahan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko serta pembentukan Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP).

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses perizinan berusaha, menyelesaikan berbagai hambatan dalam pelaksanaan kegiatan usaha dan investasi, serta meningkatkan kepastian hukum dan kemudahan berusaha guna mendorong realisasi investasi, memperluas kesempatan usaha, dan memperkuat daya saing perekonomian nasional.

Ke depan, prioritas Pemerintah juga memperkuat ekosistem logistik nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 41 Tahun 2026 tentang Penguatan Logistik Nasional untuk menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing perekonomian.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan infrastruktur konektivitas, integrasi dan digitalisasi layanan logistik, serta peningkatan daya saing sumber daya manusia dan penyedia jasa logistik. 

Kategori :