Qatar Umumkan 8 Orang Terluka Imbas Puing Rudal Iran yang Hantam Doha
Otoritas Qatar melaporkan delapan orang terluka akibat pecahan rudal, satu di antaranya dalam kondisi serius, setelah gelombang serangan rudal dari Iran-X people and qatar-
JAKARTA, DISWAY.ID - Otoritas Qatar melaporkan delapan orang terluka akibat pecahan rudal, satu di antaranya dalam kondisi serius, setelah gelombang serangan rudal dari Iran.
Pengumuman itu disampaikan Kepala Humas Kementerian Dalam Negeri Qatar, Abdullah Khalifa Al-Muftah, yang menyatakan negerinya dihantam 66 rudal.
BACA JUGA:Mencekam, WNI di Doha Bagikan Momen Ledakan Bersahutan Rudal Iran yang Dicegah Qatar
Imbasnya terdapat 114 laporan pecahan rudal yang jatuh di berbagai wilayah negara.
Hal serupa juga disampaikan Ibrahim Sultan Al-Hashemi, Kepala Humas Kementerian Luar Negeri. Ibrahim mengecam tindakan Iran yang berulang kali menargetkan Qatar sebagai titik serangan.
Kementerian Luar Negeri Qatar memanggil Duta Besar Iran, Ali Saleh Abadi, untuk menyampaikan protes keras, ketidakpuasan mendalam, dan penolakan tegas terhadap serangan ini.
Otoritas Qatar menegaskan bahwa tindakan Iran melanggar hukum internasional yang mengancam kedaulatan Qatar, dan membahayakan keamanan penduduk.
BACA JUGA:Garuda dan Qatar Airways Hentikan Penerbangan dari Soetta ke Timur Tengah, Berikut Rinciannya
Abadi diingatkan bahwa kelanjutan serangan akan berdampak serius pada hubungan bilateral kedua negara.
Saat ini, intersepsi rudal dapat terlihat dan terdengar di langit ibu kota Qatar, dengan ledakan terdengar sepanjang hari; gelombang terbaru tercatat sebagai yang paling keras hari ini.
WNI bagikan momen kengerian
Warga Negara Indonesia (WNI) yang bejerja di Doha, Qatar, membagikan momen ledakan rudal Iran yang menyasar aset Militer AS sebagai respons serangan Israel.
Intensitas serangan Iran menuju pangkalan Militer Amerika Serikat di sejumlah negara Timur Tengah membuat jazirah Arab mencekam sepanjang malam.
BACA JUGA:Donald Trump Klaim Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Serangan AS-Israel ke Iran Berlanjut
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: