Tak Sekadar Ukur Kepuasan, Bupati Bogor Jadikan Survei Publik Dasar Perencanaan Pembangunan
Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran perangkat daerah melaksanakan ekspose hasil survei evaluasi publik satu tahun pemerintahan Kabupaten Bogor-Istimewa-
BOGOR, DISWAY.ID — Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran perangkat daerah melaksanakan ekspose hasil survei evaluasi publik satu tahun pemerintahan Kabupaten Bogor yang diselenggarakan di Aula Soekarno Hatta, Selasa, 10 Maret 2026
Bupati Bogor menegaskan bahwa pemaparan hasil survei bukan semata untuk melihat tingkat kepuasan masyarakat terhadap Bupati Bogor dan Wakil Bupati Bogor, melainkan sebagai bahan evaluasi dan dasar perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
BACA JUGA:Program Berjalan Lancar! Kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto Raih Kepuasan Publik 80,3 Persen
Bupati Bogor menjelaskan, hasil survei diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi masyarakat di 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan di Kabupaten Bogor, mulai dari aspek kesehatan, angka kemiskinan, wilayah rawan bencana, hingga potensi budaya dan pariwisata.
“Survei ini bukan sekadar menilai Bupati Bogor dan Wakil Bupati. Kami ingin menjadikannya sebagai dasar dalam menyusun program dan postur APBD yang benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.
Ia juga meminta setiap perangkat daerah untuk menindaklanjuti hasil survei tersebut melalui kajian yang lebih spesifik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Dengan demikian, setiap program yang dirancang pemerintah dapat tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, intervensi program pembangunan harus dilakukan berdasarkan data dan kajian yang komprehensif. Misalnya dalam upaya pengentasan kemiskinan, pemerintah daerah perlu mengetahui secara detail titik-titik wilayah dengan tingkat kemiskinan paling tinggi agar program yang disusun dapat benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
BACA JUGA:Gak Ada Akhlak! Profesor pun Dihina Abu Janda saat Live Soal Israel, Diusir Aiman usai Ngomong Kotor
BACA JUGA:Abu Janda Diskakmat Feri Amsari soal Israel, Malu Bukan Main usai Diusir Aiman!
“Kalau ingin mengentaskan kemiskinan, kita harus tahu secara detail di mana titik paling rentan, berapa jumlahnya, dan seperti apa bentuk intervensi program yang tepat. Program yang dijalankan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus memberikan solusi nyata,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Bogor menekankan pentingnya keselarasan antara perencanaan pembangunan dengan kebutuhan riil masyarakat di setiap wilayah.
Ia mencontohkan, pembangunan infrastruktur harus menyesuaikan kebutuhan masyarakat setempat, apakah membutuhkan perbaikan jalan, pembangunan jembatan, atau penyediaan saluran air.
Ia juga menilai bahwa capaian tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah daerah merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, bukan semata-mata peran kepala daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: