Warga Lansia di Ohio Ikut Turun Aksi 'No Kings' Tolak Kebijakan Donald Trump: Ini Mengerikan Buat Cucuku!
Ribuan Warga Ohio Turun ke Jalan dalam Aksi “No Kings” Tolak Kebijakan Donald Trump-@HollyBSo-Twitter X
JAKARTA, DISWAY.ID - Ribuan demonstran memadati sejumlah wilayah di negara bagian Ohio, Amerika Serikat, pada Sabtu 28 Maret 2026 dalam aksi bertajuk 'No Kings' yang digelar secara nasional.
Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kebijakan Presiden Donald Trump dalam masa jabatan keduanya yang dinilai menuai kontroversi di berbagai sektor.
Gelombang demonstrasi terjadi di berbagai wilayah Ohio tengah, termasuk Columbus dan sekitarnya.
Beberapa titik utama aksi meliputi kawasan Clintonville, German Village, hingga pinggiran kota seperti New Albany dan Pickerington.
Melansir laporan dari laman The Colombus Dispatch, demonstrasi juga dilaporkan berlangsung di kota lain seperti Newark, Lancaster, dan Zanesville.
Salah satu titik aksi terbesar berlangsung di Schiller Park, German Village, yang dihadiri ratusan warga serta sejumlah tokoh politik lokal.
BACA JUGA:Protes 'No Kings' Semakin Meluas, Massa Kecam Arogansi Trump Terus Bertambah
Demonstrasi Terpusat di Gedung Negara Bagian Ohio
Aksi lanjutan juga dijadwalkan berlangsung di pusat kota Columbus, tepatnya di sekitar Gedung Negara Bagian Ohio.
Ribuan peserta diperkirakan berkumpul di sekitar Monumen William McKinley sebelum melakukan pawai di pusat kota sebagai bagian dari rangkaian demonstrasi.
Aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang diperkirakan melibatkan ratusan hingga ribuan titik demonstrasi di seluruh Amerika Serikat.
Presiden Dewan Kota Columbus, Shannon Hardin, turut hadir dalam aksi di German Village.
Ia menyebut demonstrasi “No Kings” sebagai bentuk respons masyarakat terhadap kebijakan pemerintah federal.
Menurutnya, aksi ini mencerminkan solidaritas warga dalam menyuarakan aspirasi serta mendorong partisipasi politik.
Sejumlah peserta aksi menyampaikan kritik keras terhadap Donald Trump, mulai dari isu imigrasi hingga kebijakan luar negeri dan lingkungan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: