Wajah Sumringah Ratusan Jemaah Tiba di Asrama Haji, Langsung Jalani Pemeriksaan Ekstra
Wajah sumringah jemaah calon haji Kloter pertama yang tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, langsung mengikuti serangkaian pemeriksaan dan persiapan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci-disway.id/Moh Purwadi-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Wajah Sumringah Jemaah calon haji kelompok terbang (Kloter) pertama yang tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, langsung mengikuti serangkaian pemeriksaan dan persiapan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci pada Selasa, 21 April 2026.
Proses tersebut meliputi registrasi, pengecekan kesehatan, pemeriksaan paspor, hingga proses keimigrasian, termasuk aktivasi kartu nusuk.
“Sebelum mereka diberangkatkan ke bandara, mereka (jamaah) akan dicek dulu. Untuk dikumpulkan di SG-1 (gedung serba guna satu), itu khusus untuk screening akhir, terkait barang-barang bawaan,” ujar Kepala UPT Asrama Haji Pondok Gede Muhammad Ali Zakiyudin, Selasa, 21 April 2026.
BACA JUGA:PPIH Madinah Gelar Apel, Siap Sambut Kloter Pertama Jemaah Haji 22 April
Setelah seluruh tahapan selesai, jamaah akan diarahkan menuju kamar masing-masing sebelum diberangkatkan ke bandara menggunakan kendaraan yang telah disiapkan.
Pada tahun ini aktivasi Kartu Nusuk tidak dilakukan di bandara kedatangan tetapi langsung di Asrama Haji sebelum keberangkatan demi memudahkan jamaah calon haji.
Kartu tersebut menjadi semacam paspor untuk beribadah di Masyair (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
Ali menjelaskan Asrama Haji Pondok Gede akan memberangkatkan 393 orang pada Kloter pertama.
Mereka telah berbondong-bondong datang ke asrama haji sejak pukul 07.00 WIB.
BACA JUGA:118 Hotel di Madinah Siap Sambut Jemaah Indonesia agar Nyaman dan Khusyuk Beribadah
“Untuk kloter pertama itu 393 orang. Semunya masuk dari jam 7 karena dari DKI itu masing-masing tidak banyak rombongan mereka bertahap langsung ke sini,” kata Ali.
Sesuai Tagline yang ditetapkan Kementerian Haji dan Umrah yakni Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan, layanan yang diberikan di Pondok Gede menyesuaikan dengan kebutuhan lapangan.
Lansia, disabilitas, dan perempuan diprioritaskan dalam pengecekan dokumen dan langsung di antarkan menggunakan mobil khusus ke kamar masing-masing agar bisa langsung beristirahat sebelum perjalanan panjang.
“Nanti di kamar juga seperti itu mereka juga dapat layanan khusus. Semua yang ditempatkan di lantai 1 itu adalah perempuan, lansia dan disabilitas. Ketika kita mengantar dari SG2 menuju kamar juga ada mobil khusus untuk lansia, disabilitas,” kata Ali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: