5 Cara Mudah Cek Battery Health Laptop

Rabu 15-07-2026,13:07 WIB
5 Cara Mudah Cek Battery Health Laptop

Cara Mencegah Baterai Laptop Agar Tidak Cepat Panas dan Bocor---Pixabay

JAKARTA, DISWAY.ID - Mengetahui kondisi kesehatan baterai merupakan langkah awal yang penting dalam merawat laptop agar tetap awet dan tahan lama. Baterai yang sehat memastikan laptop dapat digunakan lebih lama tanpa perlu sering mengisi ulang daya. Dengan memahami kondisi baterai, Anda dapat mengambil tindakan tepat sebelum kerusakan semakin parah.

Beberapa metode sederhana dapat dilakukan sendiri tanpa perlu bantuan teknisi. Mulai dari fitur bawaan sistem operasi hingga aplikasi tambahan, setiap cara memiliki kelebihan tersendiri. Salah satu laptop yang dirancang dengan baterai berkualitas tinggi adalah ASUS ExpertBook Ultra. Sebab, laptop ini menawarkan daya tahan hingga 26 jam dalam sekali pengisian.

Lima Metode Pengecekan Battery Health

Setiap metode pengecekan memiliki tingkat kemudahan dan kedalaman informasi yang berbeda. Anda dapat memilih cara yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kenyamanan teknis. Berikut lima cara mudah yang bisa dilakukan secara mandiri.

1. Menggunakan Command Prompt untuk Battery Report

Command Prompt menjadi alat bawaan Windows yang dapat menghasilkan laporan baterai secara detail. Anda cukup membuka Command Prompt sebagai administrator, lalu mengetik perintah "powercfg /batteryreport" dan menekan Enter. Setelah itu, laptop akan menghasilkan file laporan dalam format HTML yang bisa dibuka melalui browser.

File laporan tersebut berisi berbagai informasi penting mengenai kondisi baterai. Data yang ditampilkan mencakup kapasitas desain, kapasitas pengisian penuh, serta riwayat pemakaian.

2. Membandingkan Design Capacity dengan Full Charge Capacity

Pada laporan baterai yang dihasilkan, terdapat dua angka utama yang perlu diperhatikan: Design Capacity dan Full Charge Capacity. Design Capacity menunjukkan kapasitas baterai saat baru diproduksi, sedangkan Full Charge Capacity adalah kapasitas maksimal yang masih bisa dicapai saat ini. Selisih antara keduanya menunjukkan tingkat degradasi baterai.

Semakin kecil selisih antara kedua kapasitas tersebut, semakin sehat kondisi baterai Anda. Jika selisihnya sudah besar, mungkin sudah saatnya mempertimbangkan penggantian baterai.

3. Memeriksa Riwayat Penggunaan Baterai

Laporan baterai juga menampilkan riwayat pemakaian dalam beberapa hari terakhir. Anda dapat melihat pola pengisian dan pengurasan daya yang terjadi selama periode tersebut.

Dengan mengetahui riwayat penggunaan, Anda bisa mengoptimalkan cara mengisi daya dan menggunakan laptop. Misalnya, jika sering mengisi daya saat baterai masih tinggi, kebiasaan tersebut dapat mempercepat degradasi. Riwayat penggunaan menjadi alat evaluasi yang berguna untuk merawat baterai lebih baik.

4. Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga

Selain fitur bawaan, terdapat aplikasi khusus yang menampilkan kesehatan baterai secara lebih detail. Aplikasi ini memberikan informasi seperti wear level dan siklus pengisian yang tidak selalu tersedia di laporan default. Beberapa aplikasi bahkan menawarkan notifikasi ketika baterai mencapai kondisi tertentu.

Penting untuk memilih aplikasi terpercaya agar data yang ditampilkan akurat dan tidak membahayakan sistem. Lebih dari itu, melakukan monitoring rutin menggunakan aplikasi ini membantu Anda menjaga kondisi baterai tetap optimal.

5. Memperhatikan Tanda Fisik Penurunan Baterai

Tidak semua indikator kesehatan baterai harus diperiksa melalui software. Tanda-tanda fisik seperti baterai yang cepat habis dalam waktu singkat menandakan penurunan kapasitas. Laptop yang terasa panas berlebih saat pengisian daya juga perlu diwaspadai sebagai gejala degradasi.

Waktu penggunaan yang semakin menyingkat menjadi indikator paling jelas bahwa baterai sudah tidak prima. Jika laptop yang dulu bisa bertahan lima jam kini hanya mampu tiga jam, kemungkinan besar kapasitas baterai sudah menurun. Memilih laptop dengan baterai berkualitas sejak awal dapat mengurangi masalah ini di kemudian hari.

ASUS ExpertBook Ultra B9406CAA, Bwaterai 70WHrs Tahan hingga 26 Jam

Jika ingin laptop yang minim masalah baterai, ASUS ExpertBook Ultra B9406CAA jawabannya. Baterai 70WHrs lithium polymer densitas tinggi mampu bertahan hingga 26 jam, didukung pengisian cepat via adaptor USB-C 90W. Efisiensi daya semakin optimal berkat prosesor Intel® Core™ Ultra X7 358H dengan NPU hingga 50 TOPS yang hemat daya namun bertenaga. Dikemas dalam bodi ringkas 0,99 kg, laptop ini siap menemani produktivitas seharian tanpa repot mencari colokan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: