FPTI Bidik Minimal Tiga Medali, Termasuk Emas, di Asian Games 2026

Kamis 10-09-2026,11:07 WIB
FPTI Bidik Minimal Tiga Medali, Termasuk Emas, di Asian Games 2026

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid-Anisha-

JAKARTA, DISWAY.ID--Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) membidik minimal tiga medali pada ajang Asian Games.

Ketua Umum FPTI Yenny Wahid mengatakan, target tersebut menjadi sasaran yang ingin dicapai tim panjat tebing Indonesia dalam ajang olahraga multievent tingkat Asia tersebut.

“Target minimal tiga medali. Dan semoga bisa dapat emas juga,” kata Yenny, dikutip Kamis, 9 September 2026.

BACA JUGA:STY Siap-Siap Debut di GBK Bersama Persija, Tapi Venuenya Belum Final!

Dari target tersebut, dua medali diharapkan berasal dari emas, sementara satu medali lainnya ditargetkan setidaknya mampu membawa atlet Indonesia naik podium.

“Tiga medali dua emas. Satu kalau bisa emas juga. Kalau nggak bisa yang penting ada di podium,” ujarnya.

Menurut Yenny, persiapan atlet panjat tebing Indonesia sejauh ini tidak mengalami perubahan signifikan. Ia mengatakan para atlet memang rutin mengikuti berbagai kejuaraan internasional sepanjang tahun.

“Persiapan sih kita selalu persiapan. Nggak ada yang istimewa. Nggak ada yang berubah. Karena kan memang kita sepanjang tahun selalu ikut kejuaraan-kejuaraan internasional,” tutur Yenny.

Ia mengatakan, salah satu atlet Indonesia yang dipersiapkan untuk Asian Games saat ini masih menjalani pertandingan di China. Keikutsertaan atlet dalam berbagai kompetisi internasional dinilai penting untuk menambah pengalaman dan jam terbang sebelum menghadapi Asian Games.

BACA JUGA:NasDem Hormati Sikap AHY soal Batas Kekuasaan, Minta Koalisi Jaga Stabilitas

“Bahkan ada salah satu atlet kita yang nanti juga akan ke Asian Games. Sekarang masih bertanding di Cina. Karena kita butuh dia untuk bisa mendapatkan jam terbangnya lebih lagi,” ungkapnya.

Yenny menilai pengalaman bertanding di luar negeri memberikan dampak positif terhadap kemampuan atlet. Selain meningkatkan keterampilan, pengalaman tersebut juga dinilai dapat memperkuat mental dan meningkatkan motivasi untuk berprestasi.

“Karena begitu atlet berjuang di luar negeri. Bertanding di luar negeri. Itu kemudian daya saingnya menjadi berbeda. Yang pertama skillnya pasti bertambah. Yang kedua secara mental dia juga tambah kuat,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman menghadapi atlet-atlet dari berbagai negara juga dapat membentuk ambisi yang lebih besar. Atlet diharapkan tidak hanya mampu bersaing di tingkat Asia, tetapi juga memiliki target menjadi juara dunia dan mengharumkan nama Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait