IHSG Melemah 0,27% ke 6.423,51 di Penutupan Sesi I Senin

Senin 21-09-2026,13:15 WIB
IHSG Melemah 0,27% ke 6.423,51 di Penutupan Sesi I Senin

Laju IHSG saat sesi perdagangan -Bianca-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Usai dibuka dengan terpuruk di zona merah Senin (21/09) pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini kembali menutup sesi I perdagangannya dengan melemah drastis.  

Dalam hal ini, sesi IHSG terpantau ditutup dengan melemah sebanyak 17,65 poin, atau setara 0,27 persen ke level 6.423,51.  

Indeks LQ45 turut melemah 2,78 poin atau 0,43 persen ke level 637,47.  

BACA JUGA:Harga Emas Antam Melemah Rp 10.000 ke Rp 2.628.000 per Gram

Sementara itu dilansir dari data yang dirilis oleh BRI Danareksa Sekuritas, sentimen pasar pekan ini akan berfokus pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), yang rencananya akan digelar pada 22–23 September, dengan konsensus masih memperkirakan BI-Rate bertahan di 5,75 persen.  

Stabilisasi Rupiah menjadi perhatian utama setelah The Fed dan BoJ sama-sama menaikkan suku bunga. Dari sisi komoditas, emas kembali menguat ke sekitar USD 4.390 per-oz seiring turunnya harga minyak dan ketidakpastian global, sehingga aliran dana ke saham berbasis komoditas masih berpotensi menjadi perhatian investor.  

“Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase konsolidasi bearish setelah breakdown MA20 6.551 dan MACD mempertahankan bearish crossover. Selama mampu bertahan di atas support 6.390, terdapat peluang technical rebound menuju 6.585,” tulis data tersebut, pada Senin (21/09).   

Rekomendasi ini berdasarkan analisis teknikal terkini para analis pasar modal. Pasar saham Indonesia dibuka dan ditutup dengan sentimen negatif di tengah tekanan global. Investor disarankan memantau pergerakan harga saham secara ketat sebelum mengambil keputusan investasi.

BACA JUGA:IHSG Ambruk 0,18% ke 6.429,45 di Pembukaan Senin

Analis memaparkan empat saham berikut sebagai rekomendasi BUY menarik untuk dipantau:  

GGRM (Gudang Garam)

- Resistance: 18.450 – 18.975  

- Support: 17.000  

- Stoploss: 16.975  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: