Mitigasi Karhutla, Pemerintah Panggil Sejumlah Ahli ke Istana Hari Ini

Kamis 24-09-2026,14:57 WIB
Reporter: Anisha Aprilia |
Mitigasi Karhutla, Pemerintah Panggil Sejumlah Ahli ke Istana Hari Ini

Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas Perkembangan Penanganan Bencana Alam di Istana Merdeka-Dok. Istimewa-

JAKARTA, DISWAY. ID-- Pemerintah akan menggelar rapat terbatas (ratas) untuk membahas mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar bencana tersebut tidak terus berulang setiap tahun pada hari ini, Kamis, 24 September 2026.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan mitigasi karhutla harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh sektor.

BACA JUGA:Terjunkan 1.550 Personel, Rekayasa Lalu Lintas saat Demo Buruh di Hari Tani Diterapkan Situasional

"Hari ini rencana kita mau ratas mitigasi karhutla supaya tidak terus berulang setiap tahun. Semua sektor harus dimitigasi. Sedih kita kalau kejadian yang kita sudah tahu tapi terus berulang," kata Pras.

Pemerintah juga akan menghadirkan sejumlah ahli dalam pembahasan di Istana. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mencegah karhutla.

Pemerintah menilai langkah pencegahan perlu diperkuat sejak dini karena kebakaran hutan dan lahan banyak berkaitan dengan aktivitas manusia.

BACA JUGA:Kedepankan Pendekatan Humanis, Polda Metro Siaga Amankan Demo Buruh Hari Tani 24 September

"Rapat di Istana. Akan ada beberapa ahli-ahli yang dipanggil. Edukasi penting, karena semua kebakaran berasal dari ulah manusia," ujarnya.

Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto juga telah menginstruksikan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Jika masyarakat membutuhkan alat berat untuk membuka lahan, pemerintah akan membantu melalui aparat dan menyiapkan anggaran khusus.

BACA JUGA:Polwan Jadi Garda Terdepan Amankan Aksi di Sudirman, 26 Ribu Personel Disiagakan

"Presiden sudah perintah juga, jika rakyat mau buka lahan, butuh alat berat, lebih baik lapor ke aparat, nanti dibantu, dan kita siapkan anggaran khusus. Intinya jangan buka lahan dengan bakar-bakar, kerugian kita lebih besar," ungkapnya.

Selain bantuan peralatan, pemerintah juga mendorong penguatan edukasi terkait pencegahan karhutla melalui sektor pendidikan.

Materi mengenai pencegahan kebakaran lahan sebelumnya telah diminta untuk masuk dalam kurikulum muatan lokal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait