Pemprov DKI Jakarta Targetkan Jalur MRT Bartambah Jadi 46,5 KM pada 2034

Jumat 25-09-2026,16:22 WIB
Reporter: Cahyono |
Pemprov DKI Jakarta Targetkan Jalur MRT Bartambah Jadi 46,5 KM pada 2034

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan jalur MRT bertambah menjadi 46,5 Km pada 2034. -ist-

JAKARTA, DISWAY.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan jalur MRT bertambah menjadi 46,5 kilometer (Km) pada 2034.

Hal ini diungkapkan Pramono saat menjadi pembicara utama dalam Heat Roundtable di New York, Amerika Serikat pada Minggu, 20 September 2026.

Forum ini mempertemukan para pemimpin kota dunia untuk bertukar pengalaman mengenai tantangan panas perkotaan dan ketahanan iklim.

BACA JUGA:Rano Targetkan Jakarta Jadi Kota Sinema dalam 5 Tahun: Ini Impian Saya Jadi Wagub

"Pengembangan jaringan transportasi juga terus dilakukan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan jaringan MRT bertambah dari sekitar 15,7 kilometer menjadi 46,5 kilometer pada 2034," kata Pramono melalui keterangan tertulis pada Jumat, 25 September 2026.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga memaparkan, setiap hari sekitar empat juta orang bergerak keluar-masuk Jakarta dari wilayah penyangga, terutama pada jam sibuk.

Dari itu, pengembangan jaringan transportasi juga terus dilakukan untuk mengakomodir mobilitas masyarakat.

Jakarta juga sambung Pramono mulai memperkuat elektrifikasi transportasi publik. 

Menurut Pramono, pembangunan transportasi publik tidak semata-mata untuk mengurangi kemacetan.

Transportasi publik juga harus menjadi bagian dari solusi perubahan iklim sekaligus memperluas akses mobilitas masyarakat.

BACA JUGA:DPRD DKI Jakarta Usul Subsidi Pangan Murah Pakai e-Money, Warga Bisa Belanja Sesuai Kebutuhan

Saat ini, sambungnya, konektivitas transportasi publik Jakarta telah mencapai sekitar 93 persen melalui pengintegrasian MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, dan kereta komuter.

“Kami sedang mengubah cara masyarakat bergerak melintasi Jakarta. Kami ingin menyediakan alternatif yang andal dan terjangkau selain kendaraan pribadi, sekaligus mengurangi kemacetan dan emisi,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: