JICAF 2026 Ubah Musik Jadi Karya Visual, dari Album idgitaf hingga Tribute Guruh Gipsy

Rabu 30-09-2026,14:00 WIB
Reporter: Syifa Lulu |
 JICAF 2026 Ubah Musik Jadi Karya Visual, dari Album idgitaf hingga Tribute Guruh Gipsy

JICAF 2026 hadirkan kolaborasi musik, ilustrasi dan collectible dari idgitaf, Guruh Gipsy hingga Hindia.--

Dengan begitu, cerita yang semula disampaikan lewat suara dan lirik berkembang menjadi pengalaman visual.

BACA JUGA:Pecinta Seni Merapat! JICAF Gelar Pameran Illustrated Ramadan Jakarta 2026 di Ashta District 8

Tribute Guruh Gipsy, Merayakan Warisan Musik Indonesia

JICAF 2026 juga menghadirkan Special Drop Tribute: Guruh Gipsy sebagai ruang untuk mengenang perjalanan kreatif almarhum Guruh Soekarnoputra.

Guruh Gipsy merupakan karya yang mempertemukan musik modern dengan elemen musik tradisional Indonesia.

Dirilis pada 1977, karya tersebut melibatkan Guruh Soekarnoputra bersama personel Gipsy, Keenan Nasution dan Oding Nasution, serta Abadi Soesman, Chrisye, dan Roni Harahap.

Kolaborasi bersama Lamunai Records dan sejumlah artist kemudian menerjemahkan Guruh Gipsy ke berbagai bentuk, mulai dari perhiasan, apparel, art print hingga 50th Anniversary Deluxe Edition CD.

Ada pula Guruh Gipsy x Cahya Pesisir Batik Scarf, yang mempertemukan warisan musikal dengan fashion dan craft.

BACA JUGA:JICAF 2026 Buka Ruang Kreator Baru Lewat SPARKS, Jadi Kesempatan Tampil di Panggung Ilustrasi

Hindia x Pancaran Sinema Bawa “kids” dari Layar ke Koleksi

Kolaborasi Hindia dan Pancaran Sinema juga memperlihatkan bagaimana dunia music video dapat berkembang menjadi objek fisik.

Dalam music video “kids”, keduanya membangun dunia visual melalui perpaduan hand-drawn 2D animation, rotoscoping, dan 3D environments.

Dunia tersebut kemudian dikembangkan menjadi “kids” Collection di JICAF 2026.

Koleksinya mencakup “kids” MV Flip Book dan “kids” – Hindia x Witchkana Art Print. Karakter serta elemen visual yang sebelumnya hadir di layar kini dapat dinikmati dalam bentuk fisik.

Oddman & Panda Press Bawa Komik Independen ke JICAF

Ekosistem JICAF 2026 turut diramaikan Oddman & Panda Press yang membawa semangat independent comics dan publishing.

Salah satu karya yang dihadirkan adalah Hati Nammo karya Bryan Arfiandi. Karya tersebut memperlihatkan perjalanan sebuah ilustrasi dan komik dari format digital menuju bentuk fisik.

Perjalanan Hati Nammo juga bersinggungan dengan komunitas dan ruang kreatif, termasuk Patjarmerah. Kehadirannya di JICAF mempertemukan ilustrator, komikus, independent publishing, komunitas, dan pembaca dalam satu ruang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: