IHSG Jumat Diperiksi Melemah, Tekanan Domestik dan Global

Jumat 02-10-2026,09:33 WIB
IHSG Jumat Diperiksi Melemah, Tekanan Domestik dan Global

IHSG memerah saat sesi perdagangan di pasar modal.-disway.id/Bianca Khairunnisa-

JAKARTA, DISWAY.ID– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan dengan pelemahan 61,64 poin atau 1,02 persen ke level 6.009,50 pada Jumat (2/10/2026).

Pelemahan ini terjadi menyusul perombakan kursi kepemimpinan pemerintahan melalui reshuffle Kabinet Merah Putih.

Indeks LQ45 ikut tertekan, turun 8,80 poin atau 1,46 persen ke level 592,38.

BACA JUGA:Perolehan Medali Asian Games 2026 usai Indonesia Tambah Emas, Duduk di Peringkat ke-13

Menurut data BRI Danareksa Sekuritas, sentimen pasar dipengaruhi ketidakpastian pasca-reshuffle Kabinet Merah Putih, di tengah rupiah dan pasar saham yang masih berada dalam tekanan.

“Tekanan jual cukup luas dengan 450 saham melemah, sementara investor asing mencatat net sell sekitar Rp240 miliar di pasar reguler,” tulis data tersebut.

Sementara itu, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk mengungkapkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish dan berada di bawah MA5. Indikator Stochastic menunjukkan golden cross di area deep oversold.

Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada menilai sentimen negatif juga dipicu laporan Amerika Serikat yang mengirimkan kapal induk perang ketiga ke wilayah Timur Tengah.

BACA JUGA:Resmi Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan Segera Tinggalkan DPR

“Harga minyak dunia terpengaruh setelah adanya laporan bahwa AS mengirimkan kapal induk perang ketiga ke wilayah Timur Tengah,” ujar Priyambada.

Dengan perkembangan tersebut, pergerakan IHSG diperkirakan masih cenderung melemah.

“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support level 5.950 dan resistance level 6.063 dengan kecenderungan melemah,” jelasnya.

Berikut empat saham potensial yang direkomendasikan analis untuk dipantau:

BBNI - BUY

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: