Survei LKPI: Gerindra Unggul 17,3 Persen, PSI Raih Elektabilitas 4,3 Persen

Senin 05-10-2026,16:09 WIB
Survei LKPI: Gerindra Unggul 17,3 Persen, PSI Raih Elektabilitas 4,3 Persen

Lembaga Kajian Pemilu Indonesia ( LKPI )---Dok. Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Peta elektabilitas partai politik mulai terlihat dalam dinamika politik menuju Pemilu 2029. Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) merilis hasil survei yang memotret tingkat keterpilihan sejumlah partai politik di tengah persiapan menuju kontestasi politik mendatang.

Dalam survei tersebut, Partai Gerindra berada di posisi pertama dengan elektabilitas sebesar 17,3 persen.

Posisi berikutnya ditempati PDI Perjuangan (PDIP) yang memperoleh elektabilitas 16,8 persen.

Sementara itu, Partai NasDem berada di posisi berikutnya dengan angka 7,3 persen.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mencatat elektabilitas sebesar 6,2 persen, diikuti Partai Golkar dengan 6,1 persen.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berada di angka 5,5 persen.

Kemudian Partai Amanat Nasional (PAN) memperoleh 4,3 persen, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga 4,3 persen, sedangkan Partai Demokrat berada di angka 4,1 persen.

Selain partai-partai tersebut, kelompok partai lainnya yang dalam survei dikategorikan sebagai gabungan partai di luar parlemen memperoleh elektabilitas 5,6 persen.

Peneliti LKPI Irwan Ardiansyah mengatakan masih terdapat jumlah responden yang cukup besar yang belum menentukan pilihan.

"Sebanyak 22,5 persen responden tidak memberikan jawaban," kata Irwan Ardiansyah dalam keterangannya.

Menurut Irwan, angka tersebut memperlihatkan bahwa peta dukungan masyarakat menuju Pemilu 2029 masih berpotensi mengalami perubahan.

Pasalnya, sebagian responden belum memberikan pilihan ketika ditanya mengenai partai politik yang akan dipilih.

Survei tersebut dilakukan LKPI pada 8-20 September 2026.

Sebanyak 1.246 responden dilibatkan dalam survei yang tersebar di 36 provinsi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: