Konektivitas Makin Aman, Kemen PU Perkuat Jembatan Krueng Tingkeum
Infrastruktur ini melayani pergerakan masyarakat sekaligus menjadi jalur penting distribusi barang dan logistik antardaerah.-Istimewa -
JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat ketahanan Jembatan Krueng (Kr.) Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, melalui pembangunan proteksi tebing sungai di sekitar jembatan.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko gerusan dan menjaga keandalan infrastruktur jembatan dalam menghadapi perubahan kondisi aliran sungai.
BACA JUGA:Indonesia-Malaysia Percepat Pembaruan MoU Pekerja Migran, Dorong Tata Kelola Digital Terpusat
Di sisi lain, Duplikasi Jembatan Kr. Tingkeum telah beroperasi penuh sejak 20 September 2026 dan kembali mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan logistik pada Koridor Lintas Timur Aceh–Sumatera Utara.
Proteksi tebing sungai dibangun sepanjang 273 meter di sisi Banda Aceh dan 463 meter di sisi Medan.
Penanganan tersebut menjadi bagian dari pekerjaan permanen Jembatan Kr. Tingkeum untuk menjaga kestabilan tebing sungai dan memberikan perlindungan terhadap area sekitar jembatan dari potensi gerusan akibat aliran sungai.
BACA JUGA:Wajib Halal untuk Perlindungan dan Kepastian, Pelaku Usaha yang Belum Siap Tak Perlu Khawatir
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, penanganan infrastruktur pascabencana dilakukan dengan prinsip Build Back Better, yakni membangun kembali dengan standar yang lebih kuat agar infrastruktur lebih siap menghadapi risiko bencana di masa mendatang.
“Kita tidak hanya memperbaiki, tapi membangun kembali dengan standar yang lebih kuat agar ke depan lebih tahan terhadap bencana,” kata Menteri Dody.
Duplikasi Jembatan Kr. Tingkeum memiliki panjang 149 meter dan lebar 11 meter. Struktur atas jembatan menggunakan Steel I Girder (SIG) sepanjang 30 meter serta Steel Box Girder (SBG) dengan bentang 57,2 meter dan 50 meter.
BACA JUGA:Prabowo Kaget Jumlah BUMN Capai 1.074, Sebagian Besar Rugi
Pembangunan juga mencakup oprit sisi Banda Aceh sepanjang 150 meter dan sisi Medan sepanjang 400 meter.
Plt. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Zulkarnaini mengatakan, pembangunan Duplikasi Jembatan Kr. Tingkeum beserta proteksi sungai merupakan bagian dari penanganan permanen pascabencana pada ruas jalan nasional di wilayah Bireuen dan Aceh Utara.
“Secara umum, progress penanganan darurat dan permanen berjalan sesuai rencana, termasuk pekerjaan proteksi sungai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: