Cari Kerja? Ini 7 Pelatihan Vokasi Kemnaker yang Bisa Jadi Bekal

Kamis 08-10-2026,12:06 WIB
Reporter: Reza Permana |
Cari Kerja? Ini 7 Pelatihan Vokasi Kemnaker yang Bisa Jadi Bekal

Menaker Yassierli menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu bekal penting bagi masyarakat untuk memasuki dunia kerja.-dok disway-

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu bekal penting bagi masyarakat untuk memasuki dunia kerja.

Melalui pelatihan berbasis keterampilan praktis, pencari kerja dapat meningkatkan kompetensi sekaligus menyesuaikan kemampuan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Pernyataan tersebut disampaikan Yassierli saat meninjau pelaksanaan Program Pelatihan Vokasi Nasional di Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu, 7 Oktober 2026.

Dalam pelaksanaan pelatihan kali ini, sebanyak 96 peserta mengikuti program yang dirancang untuk mempersiapkan mereka menjadi tenaga kerja kompeten maupun wirausaha mandiri. Peserta mendapatkan pembekalan melalui tujuh bidang kejuruan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan pasar kerja.

Yassierli mengatakan, pemerintah terus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan melalui program skilling, upskilling, dan reskilling.

Ketiga pendekatan tersebut dinilai penting karena kebutuhan dunia kerja terus berkembang seiring perubahan teknologi dan tuntutan industri.

BACA JUGA:Jurusan Vokasi dan Industri Bersinergi, PNJ Bahas Strategi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

“Pemerintah terus berkomitmen memfasilitasi masyarakat untuk melakukan skilling, upskilling, maupun reskilling. Kehadiran 96 peserta ini menunjukkan tingginya kesadaran mereka untuk menjadikan keahlian teknis sebagai bekal memenangkan persaingan di dunia usaha dan dunia industri (DUDI),” ujar Yassierli di lokasi pelatihan.

7 Kejuruan Pelatihan Vokasi di Bantul

Program pelatihan vokasi di Satpel PVP Bantul mencakup tujuh kejuruan strategis. Pilihan kejuruan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempelajari keterampilan yang dapat digunakan untuk mencari pekerjaan maupun dikembangkan menjadi usaha mandiri.

Pertama: Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan materi desain grafis dan office advance. Kejuruan ini memberikan keterampilan yang dapat mendukung kebutuhan pekerjaan administrasi maupun bidang kreatif dan digital.

Kedua: Garmen Apparel, yang memberikan pelatihan menjahit fashion dan penggunaan mesin industri. Keterampilan tersebut dapat menjadi bekal bagi peserta yang ingin bekerja di industri garmen maupun mengembangkan usaha di bidang fesyen.

Ketiga: Tata Boga, dengan materi pengolahan makanan dan bakery. Peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan pengolahan produk makanan, tetapi juga memiliki peluang mengembangkan kemampuan tersebut sebagai modal usaha.

BACA JUGA:Antisipasi Pelajar Ikut Demo, Kapolres Depok Soroti Bahaya Provokasi di Media Sosial

Keempat: Tata Kecantikan, yang mencakup materi make-up dan tata rambut. Keahlian ini dapat dimanfaatkan untuk bekerja di sektor jasa kecantikan ataupun menjadi peluang membuka usaha secara mandiri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: