Ribuan Kadet Unhan Diberangkatkan ke Sekolah Rakyat
Gus Ipul mengatakan, siswa Sekolah Rakyat membutuhkan pendampingan menyeluruh. Sebagian siswa berasal dari keluarga kurang mampu dan menghadapi beragam tantangan sehingga membutuhkan dukungan untuk beradaptasi dengan kehidupan sekolah berasrama.-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto memberangkatkan 1.509 kadet dan personel Universitas Pertahanan (Unhan) RI untuk mengabdi di 181 Sekolah Rakyat.
Para kadet bertugas selama dua minggu untuk memperkuat pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa.
BACA JUGA:Siap-Siap! Ini Prediksi Setlist Konser Avenged Sevenfold di JIS 2026 Besok
“Dengan mengucap syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunianya, pada hari ini, Jumat, 9 Oktober 2026 Pukul 08.00 WIB. Pengabdian Kadet Unhan RI ke Sekolah Rakyat dengan resmi diberangkatkan,” kata Gus Ipul sebagai inspektur upacara dalam Upacara Pelepasan dan Pemberangkatan Pengabdian Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) RI ke Sekolah Rakyat di Skadron Udara 18 Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (9/10/2026).
Dalam sambutannya, Gus Ipul mengatakan, siswa Sekolah Rakyat membutuhkan pendampingan menyeluruh. Sebagian siswa berasal dari keluarga kurang mampu dan menghadapi beragam tantangan sehingga membutuhkan dukungan untuk beradaptasi dengan kehidupan sekolah berasrama.
BACA JUGA:Nonton Drama China The Vanishing Beauty Episode 1-28 Sub Indo, Li Yitong Terjebak Pernikahan Toxic!
“Ini adalah siswa-siswa ‘istimewa’ yang membutuhkan pendampingan menyeluruh dan utuh. Dibutuhkan empati dan kerja dengan hati,” kata Gus Ipul.
Ia berharap para kadet dapat menjadi teladan dalam membangun kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Pendampingan dilakukan melalui berbagai pembiasaan positif.
“Kehadiran para kadet tidak untuk menyeragamkan kemampuan mereka. Tetapi satu syarat penting kesuksesan, yaitu kedisiplinan. Inilah yang kami harapkan bisa ditularkan dari kadet Unhan kepada siswa Sekolah Rakyat. Disiplin mengikuti jadwal dan disiplin untuk memperkuat tanggung jawab,” katanya.
Gus Ipul menegaskan, program pengabdian ini bukan perpeloncoan, melainkan upaya membangun kebiasaan baik yang disesuaikan dengan kemampuan, usia dan jenjang pendidikan siswa.
BACA JUGA:B50 Setop Impor Solar, Pemerintah Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun dan Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja
Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk mencegah tiga hal di lingkungan pendidikan, yakni perundungan, kekerasan fisik dan seksual, serta intoleransi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan dan Universitas Pertahanan atas dukungan dalam program pengabdian ini. Kehadiran para kadet diharapkan membantu siswa Sekolah Rakyat memperkuat kedisiplinan.
“Saya berharap kepada para kadet sekalian memanfaatkan waktu selama dua minggu dengan baik, dampingi siswa Sekolah Rakyat dengan penuh empati dan junjung kesetaraan dalam pendidikan. Karena siswa sekolah rakyat butuh keteladanan, role model, bimbingan nyata di tengah-tengah mereka. Saya mengucapkan terima kasih jajaran Kemenhan lewat Unhan,” kata Gus Ipul.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: