Kasus ISPA di Indonesia Melonjak Tembus 14 Juta Jiwa Imbas Karhutla Makin Meluas

Selasa 13-10-2026,15:41 WIB
Reporter: Syifa Lulu |
Kasus ISPA di Indonesia Melonjak Tembus 14 Juta Jiwa Imbas Karhutla Makin Meluas

515 kasus ISPA di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, melonjak sejak karhutla melanda dalam sepekan.-Tangkapan Layar-

JAKARTA, DISWAY.ID - Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Indonesia melonjak hingga tembus 14 juta jiwa imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Karhutla yang makn meluas di Indonesia berdampak pada serius pada kesehatan masyarakat.

Data terbaru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sebanyak 14.088.948 jiwa terinfeksi ISPA sepanjang 2026.

Melonjaknya laporan tersebut disebabkan oleh paparan kabut asap yang dirasakan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak karhutla.

BACA JUGA:Cuaca Hambat Water Bombing di Kalimantan Tengah, BNPB: Karhutla 513 Hektare Dipadamkan dari Darat

Kabut asap yang mengandung partikel halus dan polutan berbahaya dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan manusia.

Kemenkes juga menunjukkan jumlah kasus ISPA tahun 2026 secara umum lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Meningkatnya laporan kasus ini terlihat konsisten sepanjang musim kemarau, khususnya pada periode Juli-September 2026.

Kenaikan kasus ISPA tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada awal tahun minggu epidemilog ke-27 hingga ke-31, laporan ISPA nasional telah melampaui 400.000 kasus per minggu.

BACA JUGA:Karhutla di Tanjung Puting Capai 513 Hektare, Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Gelontorkan Rp200 Miliar

Jumlah ini bertahan di angka yang tinggi pada periode puncak, yakni minggu ke-32 hingga ke-37 dengan laporan mencapai 420.000 kasus setiap minggunya.

Adapun wilayah Indonesia dengan peringkat kasus ISPA tertinggi tahun ini adalah wilayah Jawa Barat mencapai 2.533.888 kasus.

Jawa Tengah menjadi posisi kedua dengan total kasus ISPA mencapai 2.358.930 kasus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait