Wamendagri Wiyagus Dorong Demak Jadi Model Penanganan TBC

Rabu 14-10-2026,19:45 WIB
Reporter: M. Ichsan |
Wamendagri Wiyagus Dorong Demak Jadi Model Penanganan TBC

Wiyagus menegaskan, penguatan penanganan TBC merupakan bagian dari upaya memenuhi hak masyarakat atas pelayanan kesehatan. -Istimewa-

DEMAK, DISWAY.ID-- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong Kabupaten Demak menjadi model penanganan tuberkulosis (TBC) bagi daerah lain di Indonesia. 

Capaian terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) di Demak menunjukkan pentingnya kepemimpinan kepala daerah dan kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat upaya penanganan TBC.

BACA JUGA:Breaking News! Ledakan di Pasar Cimanggis, Petugas Sterilkan Lokasi Kejadian

"Ini menarik, ternyata anggaran tidak selalu linier dengan capaian. Ini tidak lepas dari kinerja dan kolaborasi antarpemangku kepentingan," ujar Wiyagus saat meninjau layanan active case finding TBC yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan layanan spesialis keliling di Pendopo Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Rabu (14/10/2026).

Wiyagus mengapresiasi Bupati Demak yang dinilai mampu mengoordinasikan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung program penanganan TBC. 

Berdasarkan paparan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus, kata Wiyagus, capaian TPT di Kabupaten Demak telah mencapai sekitar 73 persen.

BACA JUGA:Usut Punya Usut, Diduga 1 dari 5 Tersangka Korupsi Dana Bencana Disebut Adik Kandung Kepala BNPB

Menariknya capaian tersebut berkat pelibatan banyak pihak, termasuk Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dalam menjangkau warga secara langsung. 

Melalui pendekatan dari rumah ke rumah (door to door), aparat kewilayahan membantu memberikan pemahaman mengenai TBC serta mendorong masyarakat agar tidak takut menjalani pemeriksaan dan pengobatan.

"Saya akan mengangkat model penanganan TBC di [Kabupaten Demak] Jawa Tengah ini menjadi model yang harus diadopsi oleh seluruh kabupaten yang ada di Indonesia," tegas Wiyagus.

Menurutnya, keberhasilan tersebut perlu didukung koordinasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan instansi vertikal. 

BACA JUGA:Pelaku Usaha Hadapi Risiko Tak Terduga, Allianz Utama Tekankan Proteksi Aset dan Pendapatan

Sinergi melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dapat memperkuat pelaksanaan program kesehatan dan memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Wiyagus berencana menghubungi para bupati yang daerahnya telah ia kunjungi untuk mendorong pertukaran pengalaman dengan Pemerintah Kabupaten Demak. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: