Kemenkes Catat 283.270 Kasus ISPA Imbas Karhutla, Kalimantan Selatan Tertinggi

Kamis 15-10-2026,13:11 WIB
Reporter: Syifa Lulu |
Kemenkes Catat 283.270 Kasus ISPA Imbas Karhutla, Kalimantan Selatan Tertinggi

Karhutla melanda dua kabupaten di Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 22 September 2026.-BNPB-

JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) catat 283.270 orang terpapar Infeksi Saluran Pernapasan Akun (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Data tersebut tercatat secara akumulatif pada 18 Agustus-13 Oktober 2026 di tujuh provinsi terparah.

Kemenkes menyebutkan dari total kasus tersebut, sebanyak 219.559 kasus dialami oleh kelompok usia di atas 5 tahun.

BACA JUGA:Kasus ISPA di Pekanbaru Melonjak Akibat Kabut Asap Karhutla, Dinkes Catat 11.707 Warga Terjangkit

Sedangkan 63.711 kasus lainnya terjadi pada anak berusia di bawah 5 tahun. 

"Secara kumulatif ini ada 283.270, dengan kasus terbanyaknya di usia di atas 5 tahun yaitu 219.559 di 7 provinsi." jelas Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI, Then Suyanti di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026.

Jumlah penderita ISPA tertinggi tercatat di Kalimantan Selatan dengan 74.636 kasus, disusul Sumatera Selatan yang mencatatkan 74.458 kasus.

Then juga menjelaskan kualitas udara di 12 kabupaten/kota di enam Provinsi Kalimantan Tengah satu di Kalimantan Selatan, dua di Jambi, dua di Sulsel, dan satu di Riau terdampak karhutla.

Asap karhutla dinilai sangat berbahaya terhadap risiko kesehatan, partikel halus mencapai konsentrasi PM2.5.

BACA JUGA:Kasus ISPA Melonjak, Kemenkes Siagakan 1.898 Nakes dan Logistik Medis Tangani Karhutla

"Maupun karbon dioksida, nitrogen dioksida, dan senyawa organik beracun yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti ISPA, yaitu infeksi saluran pernapasan akut, seperti mempunyai gejala batuk, sesak napas, pilek, dan radang tenggorokan,"

Kemenkes juga melaporkan kasus ISPA di Indonesia melonjak hingga tembus 14 juta jiwa imbas kabut asap karhutla.

Data terbaru dari Kemenkes, sebanyak 14.088.948 jiwa terinfeksi ISPA sepanjang 2026.

Melonjaknya laporan tersebut disebabkan oleh paparan kabut asap yang dirasakan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak karhutla.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: