Zulkifli Hasan Kaget Harga Bahan Pokok Semua Naik, Feni Rose: yang Dibaca Berita Tentang Apa Sih?

Jumat 17-06-2022,09:34 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

BACA JUGA:Alasan Roy Suryo Unggah Meme Stupa Mirip Jokowi: Saya Kritik dengan Kata-kata, Bukan...

BACA JUGA:Mengejutkan! Antonio Conte Relakan Rp 1,4 Triliun Demi Pemian Inter Milan Ini

Ia pun mempertanyakan, sebenarnya selama ini Zulhas membaca berita tentang apa sampoai tidak tahu harga bahan pokon banyak yang naik.

"Ada yg baru kaget, baru tau, harga pada naik.. hhhhhh… yg dibaca berita ttg apa sih di media?," cuit Feni Rose di akun Twitternya (@fenirose_) pada Kamis, 16 Juni 2022.

Sebelumnya Mantan Penasehat Wakil Presiden RI 2009-2014, Abdillah Toha juga mengaku bingung dengan konsep Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan yang menghadiahkan umrah ke penjual minyak goreng di Pasar Cibubur, Jakarta Timur.

Pedagang minyak goreng bernama Warman (suami) dan Eli (istri) dihadiahkan Zulkifli Hasan pergi umrah gratis saat Mendag baru melakukan sidak di Pasar Cibubur.

BACA JUGA:Ganjar Masuk Bursa Capres NasDem, PDIP Angkat Bicara

BACA JUGA:Anjuran Doa Nabi Muhammad SAW Memohon Rezeki yang Baik Diamalkan Setiap Pagi Hari

Awalnya pria yang kerap disapa Zulhas itu mengajak Warman dan Eli mengobrol untuk membahas tentang harga penjualan dan distribusi minyak serta beberapa jenis sembako lainnya.

Kemudian Warman dan Eli menjelaskan kepada Zulhas bahwa mereka mengemas ulang menggunakan plastik untuk minyak curah, sehingga kerjanya harus dua kali.

Zulhas lalu berencana mengubah kemasan minyak curah menjadi lebih higienis agar para pedagang minyak goreng tidak perlu repot dua kali kerja saat mengemas minyak.

Selain itu kemeasan higienis disediakan juga demi mempercepat melakukan penjualan minyak goreng di pasar.

BACA JUGA:Amerika Serikat Kutuk Pejabat India Penghina Nabi Muhammad

BACA JUGA:Dompet Dhuafa Ajak Warga Ikut Program Tebar Hewan Kurban

"Ini minyak curah, packing-nya mendekati ini (minyak kemasan higienis). Sehingga pedagang tidak usah nuang lagi," ujar Zulhas, Kamis 16 Juni 2022.

"Tidak usah pakai tangki atau jerigen lagi, nambah kerja lagi. Kemasannya sama kayak ini (kemasan higienis). Harganya? Beda 500 perak saja dengan kemasan higienis ini," tambahnya.

Kategori :