Akses Kampung Boncos Ditutup, Kepolisian Angkat Bicara

Sabtu 19-11-2022,06:58 WIB
Reporter : Bambang Dwi Atmodjo
Editor : Reza Permana

Dalam pemeriksaan tersebut Polisi mengamankan satu orang dari Rumah Kontrakan tersebut.

Sementara di luar area perkampungan, anjing berjenis Rottweiler sempat mengejar warga yang diduga sebagai pengguna sekitar sepuluh orang.

BACA JUGA:Segera Perbaiki! Ciri-ciri 5 Tanda Mobil Transmisi Matic Mulai Rusak, Pemula Harus Tahu

BACA JUGA:Imbas Viral, Polisi Tangkap 3 Pelaku Pemalak Sopir Truk di Jembatan Dua di Penjaringan

Warga itu berhasil berpencar dan melarikan diri lewat jalan-jalan tikus, hanya satu orang saja yang berhasil ditangkap oleh polisi.

Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdul Rohim mengatakan, dalam penggerebekan kali ini pihaknya mengamankan dua orang yang diduga sebagai pengguna narkotika.

Meski tidak menemukan barang bukti narkotika, Polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 100 botol kecil, satu alat hisap, dan puluhan plastik klip yang diduga untuk menaruh sabu dan dua senjata tajam berjenis samurai.

BACA JUGA:Luis Milla Puas Dengan Permainan Persib di Game Internal: 'Ada yang Baru Pada Tim'

BACA JUGA:Kampung Boncos Kembali Digerebek Polisi, 2 Orang Beserta Barang Bukti Berhasil Diamankan

"Iya, kami tetap amankan dua orang ini, ke depannya kami kembangkan, apakah senjata tajam ini digunakan untuk kejahatan lainya, kita lihat nanti perkembangannya," kata Dodi dalam keterangan tertulis Polres Metro Jakarta Barat yang diterima disway.id pada Sabtu, 19 November 2022.

Kapolsek Palmerah, AKP Dodi Abdul Rohim menegaskan di Kampung Boncos tersebut memiliki jalan tikus, yang bisa menjadi opsi pelaku untuk lari dari kejaran polisi.

Polsek Palmerah berkerja sama dengan Polres Metro Jakarta Selatan untuk melakukan pemberantasan narkoba Di Kampung Boncos yang terletak di Jakarta Barat.

BACA JUGA:Heru Budi Ungkap Status Anggaran Jalur Sepeda yang Tersisa 7.5 Miliar Rupiah

BACA JUGA:Kembali Berkicau, Pemain di Manchester United Ingin Ronaldo Segera Pergi?

"Kami lihat di sini banyak jalan tikus, dan kedua kami lihat keterbatasan anggota kami. Sehingga kami akan memaksimalkan jumlah anggota dengan berkoordinasi bersama polres," ujarnya.

Dodi menegaskan, pihaknya akan menutup jalan tikus yang diduga sebagai alternatif jalur para pengguna maupun bandar untuk keluar masuk perkampungan itu.

Kategori :