Kesalahan Fatal Rian Mahendra, Bos Besar PO Haryanto: Waktu Minggat

Senin 09-01-2023,13:20 WIB
Reporter : Khomsurijal Wahibudiyak
Editor : Khomsurijal Wahibudiyak

"Saat itu, berapa hari, Rian nggak bisa memenuhi janjinya. Padahal dia utangnya miliaran. Kabur dia. Nah setelah kabur, orang-orang kan nyari dia. Yang dicari saya, saya rembukan, bagaimanapun kan namanya anak ya. Barangkali dia bisa berubah jadi orang baik," jelas Haji Haryanto.

"Kemarin itu Mas Rian fatal, mas. Waktu minggat itu dia fatal".

Utang Rian, sebut Haji Haryanto, telah dibayarkannya. Saat utang itu dibayarkan, Rian Mahendra disebut telah meminta maaf kepada dirinya.

BACA JUGA:Menhub Budi Karya Jatuh dari Tangga Helikopter, Dilarikan ke RS Ciremai Cirebon

BACA JUGA:Tarif KRL Naik Tahun 2023? Menhub Budi Karya: Hore, Hore Hore..

"Saya bayar, dia minta maaf sama saya, saya maafin, udah kamu yang baik, kamu kerja. Saya beliin Mercy harganya hampir Rp 2 miliar, saya (bilang) tolong urus anak kamu yang bagus," tambahnya.

Haji haryanto tegaskan dirinya memberi pesan agar bekerja dan mengurus anaknya yang baik, tetapi Rian Mahendra disebutnya tidak kunjung berubah.

"Cuma dia ini tak ajak tertib, dia bermain. Dia pinjam uang sana, pinjam uang sini," kata Haji Haryanto.

Rian Mahendra sempat menghilang dari media sosial selama 4-5 bulan. Melalui video di kanal YouTube Po Haryanto Official, Rian Mahendra mengungkapkan per 22 Juli 2022 dia sudah tidak menjadi bagian dari PO Haryanto. 


Pemilik PO Haryanto, Haji Haryanto.-Tangkapan layar Youtube Trans ID-

Melalui kanal itu, Rian Mahendra mengatakan, sebagai karyawan harus taat pada pimpinan. Sementara saat ini, dirinya mengaku ingin menikmati kenangan berjuang membangun perusahaan selama 19 tahun.   

Rian Mahendra mengaku berjuang dari nol untuk membesarkan PO Haryanto.

Dirinya harus meninggalkan keluarga untuk membuka jalur baru, sehingga PO Haryanto menjadi perusahaan yang populer di kalangan generasi milenial. 

Kategori :