Perang Rusia-Ukraina Bergeser ke Laut Hitam, Kapal Kargo Dunia Terancam!

Minggu 23-07-2023,19:02 WIB
Reporter : Derry Sutardi
Editor : Derry Sutardi

JAKARTA, DISWAY.ID - Perang sengit antara Rusia vs Ukraina bergeser ke titik baru, dari sebelumnya di Bakhmut, kini ke Laut Hitam.

Dikutip dari Russia Today, militer Ukraina menganggap, bahwa setiap kapal niaga yang berlayar menuju pelabuhan di Rusia sebagai musuh dan akan menyerangnya.

Pernyataan ini sebagai balasan atas perlakuan sama yang dilakukan oleh Rusia yang menganggap kapal yang menuju pelabuhan di Ukraina sebagai kapal yang berisi amunisi untuk perang.

BACA JUGA:Terbaru! Ranking FIFA Juli 2023: Argentina Tertatas, Indonesia Masih Tertinggal Jauh dari Malaysia hingga Thailand

Dengan adanya klaim kedua negara tersebut, dipastikan Laut Hitam menjadi laut yang sangat berbahaya dan jadi neraka bagi kapal-kapal niaga di seluruh dunia.

Kementerian Pertahanan Kiev Menuduh Moskow mengubah Laut Hitam menjadi "zona bahaya" sambil bersumpah untuk membalas dengan kekerasan terhadap kapal mana pun di daerah itu, termasuk kapal sipil.

"Kementerian Pertahanan Ukraina memperingatkan bahwa mulai [tengah malam] pada 21 Juli 2023, semua kapal yang menuju perairan Laut Hitam ke arah pelabuhan Federasi Rusia dapat dianggap oleh Ukraina membawa kargo militer dengan semua risiko yang terkait," demikian pernyataan dari Kementerian Pertahanan Ukraina

BACA JUGA:Kepala MI6 : AI Akan Mengubah Dunia Mata-Mata

Laut Hitam adalah rumah bagi terminal minyak Rusia yang besar, pusat ekspor utama untuk produk minyak sulingan, dan pelabuhan utama untuk batu bara, pupuk, dan biji-bijian.

Pembatasan Moskow secara de-facto memberlakukan kembali blokade angkatan laut Rusia di Ukraina, dicabut di bawah apa yang disebut kesepakatan biji-bijian Laut Hitam pada Juli 2022.

Perjanjian tersebut, ditandatangani dengan mediasi oleh PBB dan Turki, memungkinkan pengiriman biji-bijian Ukraina dengan aman melalui koridor Laut Hitam di tengah konflik antara Moskow dan Kiev.

 

Kategori :