Terungkap! 5 Anggota KKB Tewas Ditembak di Papua Ternyata Anak Buah Ananias Ati Mimin

Senin 02-10-2023,18:07 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Satgas Damai Cartenz yang terdiri dari TNI-Polri berhasil melumpuhkan 5 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Sabtu, 30 September 2023 lalu.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2023 AKBP Bayu Suseno mengatakan kelima orang tersebut merupakan bagian dari Kelompok KKB Pegunungan Bintang dibawah pimpinan Ananias Ati Mimin.

BACA JUGA:Mengejutkan! 2 dari 3 Senpi yang Disita dari KKB Papua di Oksibil Ternyata Milik TNI

Bayu mengatakan saat ini proses identifikasi terhadap 5 jenazah anggota KKB masih berlangsung.

"Proses identifikasi jenazah masih berlangsung, kita pegang prinsip kehati-hatian dan ketelitian agar hasil identifikasi menjadi valid. Nanti hasilnya akan kami publikasikan," kata Bayu dalam keterangannya, Senin, 2 Oktober 2023.

Adapun rekam jejak kriminal kelompok KKB ini diantaranya yaitu pembunuhan terhadap 1 perawat puskemas kiwirok, penganiayaan terhadap 5 orang petugas puskesmas kiwirok, pembakaran beberapa gedung di kiwirok.

BACA JUGA:5 KKB Perusuh di Oksibil Tewas Oleh Satgas Damai Cartenz

Antara lain 1 Unit bangunan gedung Bank Papua, 1 unit gedung Puskesmas Kiwirok, 2 unit rumah perawat yang terjadi pada tanggal 13 September 2021 lalu. 

Kemudian juga Pembunuhan terhadap 3 orang tukang Ojek dan penganiayaan terhadap 3 orang tukang ojek lainnya di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten pegunungan bintang pada tanggal 5 Desember 2022.

Selain itu, Satgas Damai Cartenz juga menyita tiga senjata api dari KKB. Dua dari tiga senjata itu telah teridentifikasi milik TNI.

BACA JUGA:Bertambah ! Satgas Damai Cartenz Tembak 5 KKB di Pegunungan Bintang Papua, 3 Senpi Disita

"Dua Senpi merupakan senjata api organik Personil Satgas Pamtas 725/ Varoagi yg hilang pada tanggal 28 Juni 2019 (Saat Heli M1-17V5 HA-5138 TNI AD hilang kontak di Distrik Oksop) yaitu Senpi Panjang SS2 V3_K1 (Nomor Seri 93.004236) dan Pistol Brouning FN (Nomor Seri OT6117)." tutur Bayu. 

Sedangkan satu pucuk senjata api laras panjang warna hitam bertuliskan NOVESKE dengan teropong berwarna Hitam masih dalam proses identifikasi, Namun diduga kuat senjata api tersebut berasal dari Negara Papua Nugini (PNG) yang dibeli Pasukan KKB Pegubin pada awal Tahun 2022.

Kemudian terkait ratusan amunisi yang ditemukan diduga kuat berasal dari sumber yang sama yaitu insiden Heli TNI AD yang hilang kontak dan juga pembelian dari PNG. 

Kategori :