Jarak Dekat

Kamis 25-01-2024,04:12 WIB
Oleh: Dahlan Iskan

INILAH yang ditakutkan Israel: perang darat. Jagoan di serangan udara itu masih kesulitan menemukan di mana sandera Hamas disembunyikan. 

Satu per satu bangunan yang jadi markas Hamas diserbu. Dihancurkan. Warga Israel yang disandera, 132 orang, belum juga ditemukan. 

Hamas pun kian berani perang jarak dekat. Mereka tahu bangunan mana saja yang akan didatangi tentara Israel. Maka militan Hamas mengincar kedatangan mereka: Selasa lalu. Yang ditunggu pun datang. Pasukan Israel siap menghancurkan bangunan dua lantai itu. Kedatangan mereka dikawal dan dilindungi tank. Militan Hamas pun menunggu sampai mereka mendekat: booommm! Tank itu ditembak dengan RPG. Hancur. Dua tentara Israel di dalamnya tewas.

Sesaat kemudian ketika sejumlah tentara Israel memasuki bangunan, booommm! Senjata RPG yang lain meledak. Bangunan itu hancur. Sebanyak 21 tentara Israel tewas di dalam bangunan. Itulah korban perang di pihak Israel terbesar dalam satu serangan. Sorenya jumlah yang meninggal bertambah tiga lagi –menjadi 24 orang.

Mereka yang tewas itu sebenarnya tentara yang sudah tidak aktif. Mereka dipanggil negara untuk menyerbu Hamas di Gaza. Dari daftar yang tewas umumnya berumur antara 21 sampai 35 tahun.

Taktik menunggu musuh jarak dekat seperti itu menandakan dua hal.

Pertama, Hamas kian terdesak. Sedikit demi sedikit wilayahnya dikuasai tentara Israel. Bangunan-bangunan yang diduga menjadi markas para militan Hamas diserbu. Posisi Hamas yang kian terdesak membuat taktik perang jarak dekat dilakukan Hamas. Kalau perlu pakai risiko maksimal: tertembak.

Kemungkinan kedua, militan Hamas kian militan. Mereka kian sulit bergerak. Tidak ada pilihan: dibunuh atau membunuh. Maka Israel tidak bisa gegabah lagi melakukan serangan. Bisa jadi Hamas memasang senjata ranjau di bangunan-bangunan yang akan diserbu Israel. Atau satu-dua militan sengaja menunggu kedatangan tentara Israel. Lalu diserbu dari jarak dekat. 

Perang Israel-Hamas ini sebenarnya tidak imbang. Tapi sudah 3,5 bulan belum berakhir. Bahkan lokasi sandera pun belum ditemukan.

Menyembunyikan 132 sandera sungguh tidak mudah. Tapi Hamas mampu mempertahankan sandera. Tawaran terakhir Israel langsung ditolak Hamas. Yakni Israel sanggup genjatan senjata dua bulan kalau seluruh tawanan dibebaskan.

Tawanan, bagi Hamas adalah senjata penting. Konon serbuan Hamas ke acara musik psychedelic Israel tanggal 7 Oktober lalu punya tujuan itu –mencari tawanan Israel. 

Untuk apa?

Banyak militan Hamas yang ditahan di Israel. Ribuan. Hamas selalu gagal memperjuangkan pembebasan mereka. Maka harus dicari sandera baru. Sebagai nilai tawar tukar tahanan. 

Tewasnya 24 tentara Israel di satu peristiwa merupakan kejutan kedua. Inilah jumlah korban terbesar. 

Hamas telah menemukan taktik perang jarak dekat. Kalau taktik itu dianggap berhasil tentu banyak bangunan lain yang disiapkan untuk perang jarak dekat.

Apa yang terjadi di Gaza sekarang ini mengingatkan saya pada para gerilyawan Indonesia di sekitar perang kemerdekaan. Secara kekuatan senjata gerilyawan kita tidak sebanding dengan Belanda. Tapi para gerilyawanan itu tidak takut. Mereka selalu bisa mencari cara menyergap pasukan Belanda. 

Namun medan perang di Gaza sangat sempit. Hanya sekitar 40 x 100 km. Tanpa hutan. Tanpa pegunungan. Mau ngumpet di mana. Tapi mereka masih bisa menyembunyikan 132 orang.

Di Israel, tewasnya 24 tentara itu jadi momentum kenaikan semangat patriotisme. "Tidak ada jalan damai sebelum Israel menang".

Apa arti menang di situ?

Sampai 132 sandera dibebaskan?

Sampai semua tokoh Hamas dibunuh atau menyerah?

Sampai seluruh Gaza diduduki Israel?

Sampai semua orang di Gaza dibunuh?

Belum ada tafsir arti menang di situ. Yang jelas PM Israel tidak mau ada dua negara di Tanah Palestina itu. Berarti tidak akan ada negara Palestina Merdeka.(Dahlan Iskan)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Tulisan Edisi 24 Januari 2024: BACA JUGA:Doktor Malam

Liam Then
Kadang saya terbelah, apakah memang semuanya "fate"- takdir, paling tertarik kalau sudah membahas ini. Kemarin membaca apa yang ditulis Pak DI benar-benar bikin kaget, 250jt lebih populasi hanya dapat satu ahli mesin turbin. Mau sangkal tak mungkin, tapi ini fakta, sudah terjadi, ada saksi mata. Jadi apakah kita harus serahkan semua kepada takdir? Atau "fight" cetak lebih banyak lagi ahli turbin berkualitas , berapapun ongkosnya, supaya rakyat Indonesia, bisa menikmati seperti di luar negeri, mau mati lampu ,seminggu sebelumnya dikasih tahu. Hari ini juga diingatkan kembali oleh Doktor Teguh, betapa banyak pejabat anggap enteng terkait program motor /mobil listrik nasional. Padahal bidang disiplin ilmu didalamnya semuanya butuh penguasaan yang luar biasa dalam. Termasuk ilmu vibrasi , balancing, yang Doktor Teguh dalami. Itu cuma salah duanya, bahkan shockbreaker dan kampas rem kendaraan ada ilmu khususnya. Maka rasanya kemarin saya tak terima, takdir yang ditulis Pak DI, bertanya-tanya kenapa dan apa sebabnya, di negara dengan populasi lebih 250jt(masa itu). BUMN besar satu negara, hanya bisa temukan satu ahlinya ahli dibidang turbin. Takdir ataukah akibat?

Lagarenze 1301
Setiap orang akan menemukan jalannya sendiri. Teguh Widjajanto, satpam pesantren, malah jadi bos perusahaan besar. Dulu paling telat lulus sarjana kini sudah doktor --bersama anaknya. Ada anak yang hanya punya satu celana, satu baju, satu sarung, belakangan jadi orang hebat. Ada tukang sapu, naik pangkat jadi tukang mesin, lalu menemukan cara membuat mesin berproduksi dua kali lipat. Ada pula yang bergelimang harta, sekolah di luar negeri, jadi pejabat negara, malah korupsi dan berakhir di penjara. Takdir manusia. Takdir mubram dan takdir muallaq.

Rizal Falih
Berdasarkan data Kemendagri tahun 2022 jumlah penduduk Indonesia dengan latar belakang pendidikan S3 adalah sebanyak 63.315 orang. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk usia produktif, yaitu sejumlah 194,48 juta orang, maka rasionya hanya 0.03 persen. Karena ini data tahun 2022, Dr. Teguh beserta anaknya belum termasuk didalamnya. Sementara, jumlah penduduk Indonesia yang berpendidikan S2 adalah sebanyak 882.113 orang. Rasionya juga hanya sejumlah 0,45 persen. Sedangkan jumlah lulusan S1 sebanyak 12.442.164, rasionya juga hanya 6,4 persen. sumber: dataindonesia.id. Berdasarakan data diatas, maka saya masih bersyukur, karena termasuk dalam jumlah data tersebut. Pernah merasakan jadi mahasiswa juga, sambil kerja. Modal nekat. Nyatanya masih masih banyak penduduk Indonesia yang belum atau tidak merasakan bangku kuliah. Memang tidak mudah. Butuh niat, tekad dan usaha yang kuat. Berusaha sendiri. Pasti ada jalan untuk lulus kuliah. Rezeki mah bakal mengikuti.

Udin Salemo
#everyday_berpantun Tembakau tumbuh dipinggir tebing/ Penyakit patik-nya sering kambuh/ Harimau tak melahirkan kambing/ Itulah bukti nyata dari Pak Teguh/ (orang hebat melahirkan anak hebat) Bang Mamat panen markisa/ Kebunnya luas punya besan/ Kang Aat masih tanyakan Risa/ Mungkin karena sangat berkesan/ ------------------------------------------------------- tabang tinggi si-buruang gagak/ hinggok di dahan ujuang rantiang siang ko taragak makan martabak/ sayang saku denai sadang kariang/ Pak Syukur pai ka pakan/ pasa banyak manjua kain/ anaknyo suko makan dadiah/ ka denai lai inyo iyokan/ tapi bajadi jo urang lain/ disinan hati mangko sadiah/

djokoLodang
"Saya 47 tahun, Eyang. Istri saya 43 tahun, Beda 4 tahun." "Ha ha ha ha. Sudah hampir 50 tahun ..., hari giniii, kalian masih percaya adanya jin" --0--

djokoLodang
"Tapi, ada syaratnya. Kalian harus memenuhi satu permintaanku". "Baiklah, Eyang," "Nah, apa permintaanmu?". Aloui pun berunding dengan istrinya. "Begini, Eyang. Permintaan pertama, berikanlah kami sebuah rumah yang setara dengan rumah ini." "OK, no problem. Yang kedua?" "Berilah tabungan senilai 10 juta dolar." "Itu gampang. Sore ini kamu pulang ke rumahmu. Tunggu semalam, esok pagi saat bangun tidur, rumahmu akan jadi seperti rumah ini. Bulan depan periksa tabunganmu. Akan ada tambahan senilai 10 juta dolar, sesuai permintaanmu. Tapi, jangan lupa, ada syaratnya, yaitu kalian harus memenuhi satu permintaanku". "Apa permintaan Eyang?" "Yang memecahkan kaca dan guci itu istrimu, kan. Jadi, aku harus bercinta dengan istrimu di sini, di rumah ini," Aloui kaget tidak kepalang. Begitu pula Tante Korina. Mereka pun berunding. Pada awalnya, mereka akan langsung menolak permintaan gila itu. Tapiii, akhirnya, achirnya, karena membayangkan akan punya rumah mewah berikut tabungan 10 juta dolar, walau pun dengan berat hati mereka setuju. Toh, hanya sekali ini saja, satu sore ini saja. Jadi, itu lah yang terjadi, Tante Korina dan Eyang Jin segera masuk rumah. Om Aloui menunggu di luar, sambil mondar-mandir tak keruan. Menjelang maghrib, keluarlah Tante Corina dan Eyang Jin. Tante Corina menunduk lesu, hampir tidak kuasa menatap suaminya. Sebaliknya Eyang Jin nampak berseri-seri, tersenyum puas. Saat mereka berpamitan, bertanyalah sang Eyang. "Omon-omon, berapa usia kalian sekarang?"

djokoLodang
Om Aloui sedang main golf berdua saja dengan istrinya, Tante Korina. Tiba lah mereka di area fairway yang berbatasan dengan perumahan mewah. Sudah dipasang papan peringatan di situ: "Awas, hati2. Jika ada bola nyasar merusakkan barang2 di sini, Anda harus menggantinya" "Honey, perhatikan pukulanmu. Lihat papan peringatan itu". Tetapi, itu lah yang terjadi. Bola golf yang dipukul Tante Korina melayang jauh, namun meleset arahnya, dan "Prang!!!", tepat mengenai kaca jendela, yang langsung pecah berantakan. Om Aloui dan Tante Korina bergegas menuju arah bola, dan langsung pucat seketika. Tidak hanya memecahkan kaca jendela, bola itu juga mengenai guci antik yang --menilik dari sisa-sisa pecahannya-- terlihat sangat mahal. Sedikit aneh, nampak ada semacam asap tipis yg mengepul di balik kaca yang pecah. Saat mereka kebingungan, tiba-tiba terlihat seseorang yang sedang duduk santai di beranda, dekat guci antik yang pecah itu. Pakaiannya aneh, wajah nya berjenggot dan berkumis lebat. Usianya terlihat tidak muda lagi. Sedang duduk di kursi goyang, penampilannya mirip sekali dengan sosok misterius dalam dongeng. "Mohon maaf, Eyang," kata Aloui. "Karena kecerobohan istriku, kaca jendela itu telah pecah, Berikut guci antik nan indah dekat Eyang duduk. Maklumlah, dia masih belajar. Untunglah, tidak kena Eyang. Eyang tidak apa-apa, kan?" "Ooh, jadi istrimu ini yang berbuat, bukan kamu?" "Betul, Eyang". "Tidak apa, tidak apa. Jangan khawatir. Malah aku yang harus berterima kas

Lagarenze 1301
Pelabuhan baru di Pantai Kijing Banyak nelayan bawa jaring Politik lagi gonjang-ganjing Negeriku jangan sampai miring Naik metromini menuju Ledeng Duduk di samping gadis andeng Para pemimpin ayo bergandeng Jangan bikin rakyat ikut gendeng

Lagarenze 1301
Betapa bangganya. Teguh Widjajanto dan anaknya, Nurdin Hasananto, akan diwisuda doktor bersamaan di Universitas Brawijaya. Sama-sama teknik mesin. Ada kisah lain, suami-istri dan anaknya diwisuda bersamaan. Ketiganya doktor di Universitas Airlangga: Tandyo Hasan bersama istrinya, Inge Soesanto, dan anaknya, Michael Hans. Sama-sama imu hukum. Beberapa tahun kemudian, satu anaknya lagi, Mitchell Hans, juga meraih doktor ilmu hukum di universitas yang sama. Jadi lengkap sudah: suami, istri, dan dua anaknya doktor ilmu hukum. Ada ayah dan anak Siis Suhasto yang menjadi doktor bersamaan dengan anaknya, Betrix Teofa Perkasa, di Universitas Negeri Yogyakarta. Ada pula suami-istri Kyatmaja Lookman dan Ira Margaritha Sugianto yang meraih doktor manajemen teknologi bersamaan di Institut Teknologi Surabaya. Yang lebih seru ini: suami-istri Gatot Soegiarto dan Laksmi Wulandari bersamaan dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Atau suami-istri Amin Fatoni dan Mekar Dwi Anggraeni yang dikukuhkan bersamaan menjadi guru besar di Universitas Jenderal Soedirman. Dan banyak teladan dari keluarga lain.

Udin Salemo
Untuk Pak Agus Suryonegoro III dibawah sana, Untuk orang yang sering marah2 tak tau juntrungannya apakah terganggu "balancing-nya?" Ada tetangga kost yang seperti itu. Ada juga komentator Disway yang seperti itu. Kayaknya, sih. mkmkmk....

Mirza Mirwan
Menyelesaikan S-3 dalam waktu 3,5 tahun (7 semester) sebenarnya termasuk telat. Karena normalnya 3 tahun (6 semester) -- tapi toleransinya sampai 5 tahun (10 semester). Seperti S-2 yang normalnya 2 tahun (4 semester, tapi toleransinya sampai 3 tahun (6 semester). S-1 normalnya 4 tahun (8 semester), toleransinya sampai 7 tahun (14 semester). Tetapi sepertinya Pak Teguh itu menempuh studi doktoral "by research", bukan "by course" yang ada kewajiban mengikuti kuliah minimal 2 tahun (4 semester). Jadi, meskipun selesai dalam waktu 3,5 tahun, masih termasuk cepat. Beliau mendaftar S-3 saat masih menjadi Dirut PJBS. Artinya tugas riset hanya bisa dikerjakan di sela-sela menjalankan tugas utama sebagai Dirut. Tanpa komitmen yang kuat, bahkan sampai toleransi waktunya habis disertasinya belum kelar. Artinya gagal. Selamat untuk Pak Teguh dan putranda.

Saiful Ahmad
Banyak orang pintar di PLN. Ada ratusan atau bahkan ribuan insinyur di sana. Tapi kalau masang tiang listrik masih suka asal-asalan. Asal nancep di lahan orang tanpa ijin. Lalu ketika pemilik lahan minta tiang itu untuk dipindah atau digeser, mereka pemilik lahan malah dimintai biaya pemindahan oleh PLN.

Mbah Mars
Salah satu yang menghambat kelulusan mahasiswa adalah skripsi. Banyak mahasiswa yang putus asa dibuatnya. Akhirnya banyak yang mengeluh: "Menunggu acc dosen pembimbing skripsi kok lamanya seperti menunggu giliran berangkat haji" "UU Persekripsian. Pasal 1: Dosen tidak pernah salah. Pasal 2: jika dosen salah, lihatlah pasal 1" "Ngejar dosen untuk bimbingan skripsi lebih sulit dari pada ngejar cintamu" "Skripsi dapat menyebabkan kangker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan"

Handoko Luwanto
Jurnal Prusuh Disway Edisi: Doktor Teguh (Sel,23-01-2024) 

#.Nama (Komen;Kata)AWARD [diReplyOrangLain:meReplyOrangLain] 

#1.Afa (1;112)★ [5:0] 

#2.Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺 (9;719)★★★⭐️ [4:1] 

#3.Ahmad Zuhri (3;6) [0:3] 

#4.AnalisAsalAsalan (6;190) [5:0] 

#5.Atho^illah (5;72)★ [0:5] 

#6.Azza Lutfi (1;11) [0:1] 

#7.daeng romli (1;79) [1:0] 

#8.DeniK (2;13) [1:1] 

#9.didik sudjarwo (1;19) [1:0] 

#10.djokoLodang (2;43) [1:0] 

#11.dwi s (4;162) [1:3] 

#12.Echa Yeni (7;30) 

#13.Er Gham (4;118) [2:0] 

#14.Fiona Handoko (6;251)★★ [1:3] 

#15.Gianto Kwee (6;180)★ [0:4] 

#16.Gregorius Indiarto (2;23)★ [2:1] 

#17.Handoko Luwanto (2;233)★

#18.jadijenius (9;189) [0:5] 

#19.Jimmy Marta (12;566)★★ [7:5] 

#20.Jo Neca (15;235) [0:14] 

#21.Johannes Kitono (3;558) [3:0] 

#22.Jokosp Sp (7;736)★★ [1:5] 

#23.Juve Zhang (8;410) [7:0] 

#24.Kang Sabarikhlas (3;84) [2:0] 

#25.Lagarenze 1301 (9;429)★★⏰ [4:1] 

#26.Leong Putu (3;43) [2:0] 

#27.Liam Then (6;502) [3:2] 

#28.Liáng - βιολί ζήτα (2;224)★ 

#29.M.Zainal Arifin (9;89) [0:5] 

#30.Mbah Mars (9;301)★★ [7:3] 

#31.Mirza Mirwan (3;445)★★ [1:1] 

#32.MULIYANTO KRISTA (21;270)✒️⚾️ [0:18] 

#33.Nimas Mumtazah (6;150)★ [7:1] 

#34.nur cahyono (1;4) 

#35.Parikesit (3;37)⚽️ [12:0] 

#36.Pembaca Setia (1;144)✏️ [2:0] 

#37.rid kc (1;46) [1:0] 

#38.Rihlatul Ulfa (5;515)★ [2:0] 

#39.Rizal Falih (3;200)★ [4:1] 

#40.siswondo sadig (1;60)

Juve Zhang
S3 dari Perancis....Dosen Teladan 2 kali dari Kampus Terbaik Teknik .....biasa meneliti benda mati ....IQ pasti diatas 120 plua plus.....begitu jadi Pejabat Tinggi ...Punya Kekuasaan .....lihat Daun Kering Koper koper .....hilang semua Ke Jeniusan nya......akhirnya di Penjara 7 tahun di LP Sukamiskin khusus koruptor...........termyata Daun Kering bisa melunturkan Kecerdasan seorang DR.....Dosen Teladan 2 kali.....Teladan nya masuk LP Sukamiskin pasti akan banyak Di tiru semua Pejabat Tinggi yg punya Kekuasaan......akhirnya S3....S4.....S5....S6....S7 ..Gak Ada Manfaatnya bagi Negara yg sudah keluar Uang banyak Menyekolahkan Ke Eropa.....bukan kaleng kaleng beayanya.....itulah Gambaran Di Zimbabwe....yg Hukum Belum Kuat Di Tegakan........Tiongkok pun dulu sama zaman miskin bin melarat.....tapi mereka sadar Hukum harus Di tegakan dengan Keras....anda Mau Indonesia Maju????Tegakan Hukum dulu....Kesejahteraan Ekonomi akan mengikuti secara Otomatis......yg Daftar nya saja pake Ordal anda paham pasti bukan Orang yg sadar Hukum.....anda paham kemana paku harus di tusukan 14 Februari 2024.....

Yellow Bean
Teguh tidak akan duduk di samping podium untuk mengoperasikan laptop membantu anaknya. Tapi Teguh ada di dada anaknya. Dalam kepalanya. " Aku mau seperti ayah. Doakan aku bisa ya Yah" "Kamu pasti bisa Nak" hahahaha iki kemeroh. Semangat pagi semua jama'ah CHDI yang berbahagia. Semangat menjemput rezeki semoga berkah dan berlimpah Aamiin aamiin ya rabbal alamin.

Mbah Mars
Di mana-mana ada tukang iseng. Tak terkecuali di masjid. Ada tulisan peringatan "DILARANG MEMUBAZIRKAN LISTRIK". Oleh si usil, huruf L dan K pada kata LISTRIK dihapus. Jadilah kalimat itu berubah menjadi: "DILARANG MEMUBAZIRKAN ISTRI"

djokoLodang
--o-- Diriwayatkan bahwa Yahya bin Ma'adh Razi pernah menerima surat dari saudaranya: "Aku menginginkan tiga hal dari Tuhan. Dua dua di antaranya sudah dikabulkan. Yang pertama, aku menginginkan rumah di Mekah. Doaku dikabulkan, aku sudah mendapatkannya. Yang kedua, aku menginginkan seorang pelayan. Itu pun sudah kuperoleh. Tinggal yang ketiga, aku ingin bertemu denganmu, saudaraku, sebelum ajal menjemputku...." Razi mnjawab surat itu: "Saudaraku, seharusnya engkau meningkatkan kesadaranmu, sehingga bagimu setiap tempat di mana kau berada adalah suci, sesuci Mekah. Dalam kesadaran itu, seseorang menjadi pelayan Allah. Dan seorang pelayan tidak butuh dilayani." Tentang keinginannya yang terakhir, Razi menegur dia: "Seandainya kau mengingat Tuhan setiap saat, kau tidak akan mengingat aku lagi. Ingatlah DIA senantiasa.sehingga yang lain tidak teringat lagi. Jika sudah bertemu dengan Tuhan, kau tidak perlu menemui siapa pun. Temukan Tuhan. Lupakan yang lain." --0--

doni wj
Saya pernah dibuat pusing oleh lagu ini. Ceritanya, putri saya yg saat itu masih berusia 2th berulang kali mendendangkan, "huu..u..uuu..u.uuu.." berulang2. Sepanjang hari. Lama2 dia bilang, "pah, puterin huu..u..uuu..u..uuu..". Kalo saya tanya "judul lagunya apa?", juga belum paham. Maka saya tanya, "Tita denger di mana?". Dijawab, "denger papa..". Walaa busyeett.. lagu yg mana pula itu?? "Emang bunyinya seperti apa..?" "Huu..u..uuu..u..uuu..", jawabnya polos.. Saya berusaha mengingat, apa saja lagu yg pakai huu..u..uuu..u..uuu.. itu.. Dan yg pake entah huu..u..uuu, uoo.. uooo, oo..ooo..ooo.. itu kan buanyak banget. Saya tebak pertama soundtracknya frozen 2.. ternyata bukan.. Lagu2nya coco melon, wolfoo, dan sebangsanya, bukan.. Dicari pake  voice search juga ga ketemu, karena rimanya belum berbentuk. Sampe anaknya menangis karena ga segera dipahami dan ketemu maksudnya.. Eee.. lha kok tiba2 mak "thiiing..". Seperti bunyi bel atau lampu yg tiba2 menyala.. saya baru ngeh. Setiap kali menirukan huu..u..uuu..u..uuu.. itu, suara putri saya selalu meninggi, seperti nada falseto.. Jangan2 memang nada aslinya falseto seperti itu..? Dan teringatlah pada sebait awal The Great Pretender.. "Oh-yes, I'm the great pretender.. (Huu..u..uuu..u..uuu.. - backing fokal suara 2) Pretending that I'm doing well.." Lhaah.. panteslah sulit ditebak, yg diinget adalah "huu..u..uuu..u..uuu.." yg ikonik dari vokalis latarnya The Platters.. X_X

Liáng - βιολί ζήτα
selingan "The Great Pretender" - The Platters. (..... So he went into the men's restroom at the Flamingo, where they were playing, and he sat down in the stall and he penned "The Great Pretender". .....) Jadi..... lagu "The Great Pretender" itu diciptakan oleh Samuel "Buck" Ram, mungkin sambil B.A.B. ya..... wkwkwkwkwk..... The Platters adalah orang Afrika-Amerika pertama yang menjadi supergrup pop di awal tahun 1950an. Dengan formasi : David Lynch, Zola Taylor, Herb Reed dan Paul Robi ; grup ini dibentuk pada tahun 1952 ; kemudian Tony Williams bergabung sebagai vokalis utama pada tahun 1953. Setelah beberapa kali rekaman, The Platters gagal meraih kesuksesan ; kemudian Samuel "Buck" Ram (21 November 1907 - 1 January 1991), seorang penulis lagu Amerika menjadi manager grup The Platters tersebut. Samuel "Buck" Ram melakukan beberapa perubahan pada grup dan juga menegosiasikan kontrak rekaman dengan Mercury Records. Inilah awal The Platters menjadi grup vokal tersukses pada masanya. [1/6]

Rihlatul Ulfa
Ternyata bukan hanya koruptor saja yang bisa tiba-tiba berubah haluan fashion saat sudah dijadikan tersangka. Argiyan 19 tahun, pelaku pembunuhan mahasiswi di Depok juga begitu, saat rekonstruksi pada selasa kemarin 23/01/2024 rambut pelaku sudah dicukur habis, pelaku juga memakai peci berwarna putih dan bermasker medis. Seolah-olah agar memberikan kesan lebih baik, lugu dan polos, juga pelaku masih dilindungi hak asasi manusia, maka perubahan apa yang pelaku pakai itu menjadi haknya. Tentu kebengisan pelaku saat kejadian pemerkosaan dan kekerasan itu berlangsung berbanding terbalik. Semua orang punya kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik dan juga penyesalan yang timbul diakhir. Tapi sampai menghilangkan nyawa seeorang, merenggut kehormatan korban, melakukan kekerasan dan tidak bertanggung jawab, sama sekali tidak akan pernah sebanding.

tiviboxsaya android
Salah satu kebutuhan mendesak PLN di masa depan adalah merekrut ahli tata ruang. Selama ini infrastruktur PLN terutama kabel dam tiang masih belum mengindahkan estetika lingkungan (Estetika ya.... jangan dibaca Etika, apalagi ada kata Em Ka dibelakangnya he he)

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
"SOAL 'coating tube boiler' ini sebenarnya sampingan saja", ujar Teguh menjawab pertanyaan promotor . "Keahlian saya yang utama adalah vibrasi", tambahnya. Yakni vibrasi pada turbin pembangkit tenaga listrik. Begitu ceritera Abah DIS di CHDI hari ini. +++ Kalau begitu "hampir sama" dong dengan saya. Saya bukan ahli, tapi pernah belajar tentang "vibrasi" juga. Vibrasi "yang lain". Vibrasi yang saya pelajari adalag vibrasi yang terkait "energi". Yaitu energi atau kekuatan yang dapat menarik hal-hal seperti peristiwa atau benda. Ketika vibrasi dalam tubuh positif, kita bisa menarik hal-hal baik.  Sebaliknya, jika vibrasi tubuh rendah atau negatif, tubuh akan merasa frustasi, lelah, dan mudah emosi.  Dan inilah yang saya pelajari dan saya lakukan dalam rangka membangun vibrasi dan energi positif pada tubuh: 1). Selalu berlatih bersyukur. 2). Berdoa. 3). Berinteraksi dengan alam 4). Makan lebih banyak makanan sehat. 5). Menulis "catatan harian" tentang apa saja yang kita pikirkan, dan kita inginkan. 6). Berbuat kebaikan setiap hari, minimal 3 kebaikan, termasuk kebaikan kecil. 7). Berpikir positif. ### Ssst.. Sama sekali hindari menyebarkan kejelekan orang lain, meski itu benar. Apalagi belum jelas..

Mirza Mirwan
Bung Jimmy, kasus terberat yang bisa menghalangi Trump maju pilpres hanyalah kasus penyerangan ke gedung Kongres 6 Januari 2021. Dan untuk kasus itu hingga pilpres 5 November nanti belum akan kelar. Sefang kasus di Georgia juga pasti molor, karena Jaksa Agung Georgia, Fani Willis juga sedang digoyang gegara sering plesiran (dengan nuansa asmara) dengan jaksa pembantunya. Kalaupun dalam kasus² tersebut nantinya ia terbukti bersalah, setelah ia terpilih jadi presiden, ya tinggal dikeluarkanlah pengampunan untuk dirinya sendiri.

Mirza Mirwan
Donald Trump menang lagi di primary New Hampshire. Sementara ini ia memenangi 12 dari 22 suara delegasi New Hampshire, sedang Nikki Haley memperoleh 9 suara delegasi -- 1 suara delegasi tersisa belum jelas jatuh ke siapa. Ditambah dengan hasil kaukus Iowa, Trump sudah memperoleh 32 suara delegasi, sedang Haley 17 suara delegasi. Tetapi Haley menolak untuk lempar handuk. "Perlombaan ini masih jauh dari selesai. Masih ada lusinan negara bagian yang tersisa, dan berikutnya adalah negara bagian kesayangan saya South Carolina," kata Haley di depan pendukungnya. Sebelum menjadi Dubes AS untuk PBB, Haley adalah gubernur South Carolina 2 periode. Selama masih punya dana kampanye, sepertinya Haley tak akan pernah menyerah. Donasi yang mengalir ke PAC -- political action committee -- Haley bukan hanya dari kalangan Republikan. Reid Hoffman, bos LinkedIn, yang Demokrat saja menyumbang US$250.000 ke PAC Haley. "Dengan Donald Trump, Republikan kalah melulu hampir di semua pemilihan. Kita kalah di Senat, kita kalah di DPR, kita kalah di Gedung Putih. Kita kalah di 2020, dan kalah ladi di 2022," kata Haley. Sementara primary Demokrat di New Hampshire juga dimenangi Joe Biden. Dean Philips dan Marianne Williamson kalah jauh dari Biden.

Fiona Handoko
selamat sore bp agus, bp ahmad, bp gi, ka nimas, bp udin. membaca preambule gus way "anak anak saya tidak saya didik untuk harus seperti saya." membuat saya teringat akan karya kahlil gibran. "anak anakmu bukanlah anak anakmu. mereka adalah anak anak kehidupan yg rindu akan dirinya sendiri. mereka terlahir melalui engkau tapi bukan dari mu. mereka ada bersama mu tapi mereka bukan milik mu. pada mereka engkau dapat berikan cinta mu, tapi bukan pikiran mu. karna mereka memiliki pikiran mereka sendiri. " dst

Gregorius Indiarto
Luar biasa teladan @Pak AS untuk anak anak. Pun bapak saya, juga luar biasa, pesan beliau ketika saya lulus sekolah ; "Nggon ku nyangoni urep gor teko sak mene, yen kowe arep sekolah maneh, golek o biaya dewe, mergo adimu iseh akeh, yen kowe arep mranto, tak golekne sangu, yen kowe arep mbojo, golek o jodo seng reti kahananmu, yen arep nangomah ae nggarap ladang, garapen lemah kisul dalan". Itu pesan ketika saya lulus SMA, waktu itu kami sudah bangga, karena bapak sekolah ST saja tidak lulus. Jaman itu, karena tinggal di pedesaan tidak tahu beasiswa. Maka, sampai sekarang tetap lulusan SMA, dan dapat pekerjaan nyusun batu bata diantara adukkan semen. Mewarisi pekerjaan bapak. Tetap bersyukur dan pasti bangga dengan orang tua (bapak).

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
ANAK-ANAK SAYA TIDAK SAYA DIDIK UNTUK HARUS SEPERTI SAYA.. Saya tidak terlalu mengarahkan anak-anak saya, termasuk dalam hal sekolah. Saya hanya 'menunjukkan' 'contoh'. Khususnya ke dua anak terbesar. Misalnya, keduanya saya ajak, saat saya diwisuda S1 di UGM, sebagai mahasiswa tugas belajar. Karena saat itu udah 'tua', dan udah punya 2 anak. Begitu juga saat wisuda S2, di Bandung. Selain itu mereka juga melihat sendiri, saat saya, di usia tua, masih juga belajar, mengerjakan PR, dan tugas lainnya, bareng-bareng mereka yang juga lagi belajar. Setelah dewasa, saya hanya memberi tahu mereka.. "Papa hanya akan membiayai sekolah kalian sampai selesai S1 ya..". Hasilnya.. 1). Yang sulung, mengambil PPDS/spesialis di Universitas Brawijaya. Mencari sendiri sponsornya. 2). Si nomor dua, mengambil S2 di Oxford. Dengan memanfaatkan tugas belajar/bea siswa dari perusahaannya. 3). Si nomor tiga dokter gigi. Sudah membuat declare: a). Akan berpraktek di kota kecil saja, b). Tidak mau jadi karyawan maupun ASN, akan praktek mandiri, dari jam 8 pagi sampai habis pasien. c). Tidak akan ambil spesialis/PPDS. Tetapi akan ambil kursus 4x setahun, terus menerus. Sehingga "ketrampilan" tidak kalah dari spesialis. 4). Si bungsu, baru aja selesai S1 nya. ### Keempatnya, gaya belajarnya seperti saya. Maksud saya: "metode belajarnya". Waktu belajar "singkat", tapi "cara"nya teruji. Baik menghadapi guru/dosen DN maupun LN. Yang membutuhkan buat anak-anaknya bisa hubungi saya.

Lagarenze 1301
Santai sejenak. Percakapan ayah dan anak. "Ayah, apa itu pecandu alkohol?" "Nak, apakah kamu melihat empat pohon itu? Nah, seorang pecandu alkohol akan melihat delapan pohon." “Tapi, Ayah, saya hanya melihat dua.”

Jokosp Sp
Work Shop Comex dan Logistik Departemen. Dua departemen ini yang bertanggung jawab dalam menyiapkan Componen Ready For Use (RFU). Componen yang siap untuk menggantikan jika ada kerusakan di unit. Ketika ada kerusakan componen di lapangan, dan Mechanik telah melakukan pelepasan maka segera dikirim ke Work Shop Comex. Pihak Comex segera melakukan pembongkaran dan melakukan recomended part terhadap componen tersebut atas item-item yang rusak atau sudah mengalami keausan. Recomended segera dikirim ke pihak Logistik. Dan Logistik akan menyiapkan part list tersebut sesuai stock yang ada di gudang. Jika stock kosong maka segera Logistik melakukan order ke supplier yang sudah ada kontrak. Pihak Logistik akan meminta estimasi dan price ke supplier, gunanya untuk memberitahukan ke Comex estimasi kedatangannya. Sehingga pihak Comex bisa menscedulekan kapan componen itu di overhoul dan kapan componen itu akan ready. Setelah componen ready, maka Comex akan kirim ke Logistik dan dijadikan componen tersebut sebagai stock. Diberi part number baru dengan strip R dibelakangnya ( misal 01234-56780-R). Mechanic yang akan order componen tinggal cek stock dan buat warehouse request (WR) ke Logistik untuk selanjudnya dipasang ke unit. Kira-kira begitu singkat prosesnya.

Kategori :