Dahnil Bantah Laporan MSN Soal Dugaan Korupsi Jet Tempur Bekas Asal Qatar Mengalir ke Prabowo: Fitnah yang Busuk!

Minggu 11-02-2024,17:36 WIB
Reporter : Fandi Permana
Editor : Fandi Permana

JAKARTA, DISWAY.ID - Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak merespons hasil investigasi MSN soal skandal pembelian Jet Tempur bekas asal Qatar Mirrage 2000-5. 

Dahnil membantah keras bahwa dugaan korupsi pesawat jet tempur Mirage 2000-5 bekas dari Qatar yang menyeret nama capres nomor urut 2 Prabowo Subianto itu adalah bohong alias hoaks.

BACA JUGA:Peneliti Imparsial Endus Dugaan Bancakan Korupsi Pembelian Jet Tempur Mirrage oleh Kemenhan Mengalir ke Salah Satu Paslon

BACA JUGA:Prabowo Akui Tak Pandai Berdialog: Kan, Bekas Prajurit Jadi Bahasanya Seperti Itu!

Ia menegaskan bahwa pembelian jet tempur bekas itu memang pernah direncanakan oleh Kemenhan pada 2022 lalu. Kekinian, kelanjutan pembelian Jet Tempur itu batal. 

Atas hasil investigasi MSN itu, Dahnil tegas membantah bahwa tak ada pembelian pesawat jet tempur tersebut yang dianggarkan Kementerian Pertahanan. 

Sehingga konten yang diberitakan media daring berbahasa asing, Meta Nex dalam artikel daring bertajuk 'Indonesia Prabowo Subianto EU Corruption Investigation' yang viral pada Jumat, 9 Februari 2024 itu merupakan fitnah kepada Menhan.

BACA JUGA:Menhan Serahkan Pesawat C-130J Super Hercules ke TNI AU, Disaksikan Jokowi di Halim Perdanakusuma

BACA JUGA:Menakjubkan! Ini Kerja Konkret Menhan Prabowo Subianto Jaga Kedaulatan NKRI

"Saya ingin masuk ke substansi. Pertama, ini adalah hoaks dan fitnah. Tidak ada pembelian Pesawat Mirage. Walaupun itu (pernah) direncanakan, (tapi) sudah dibatalkan, artinya tidak ada kontrak yang efektif di Kemenhan terkait dengan pembelian Mirage. Jadi secara konten semua yang disampaikan itu jelas fitnah," ujar Dahnil dalam keterangannya, Minggu 11 Februari 2024. 

Dahnil menduga bahwa pemberitaan tersebut sengaja dibuat oleh pihak tertentu dan memanfaatkan momen jelang hari pencoblosan. Investigasi MSN itu dinilai memberi dampak negatif kepada pasangan Prabowo-Gibran.

"Sumber berita ini muncul dari salah satu situs MSN, konten MSN ini kontennya agregator Microsoft dan ambil dari Metanext. Kalau dicek ke Metanext, berita itu tidak ada sama sekali. Dari sisi teknis jelas ini juga diciptakan orang orang tertentu untuk tebar fitnah bagi Prabowo-Gibran terkait dengan pemilihan yang tinggal beberapa hari ke depan," ujar Dahnil yang juga juru bicara TKN Prabowo-Gibran. 

Dahnil amat menyayangkan berita hoaks tersebut dengan mudah dipercayai masyarakat, dan kini menjadi buah bibir di media sosial.

BACA JUGA:Pemerintah Korea Menuduh Insinyur Indonesia Mencuri Teknologi Jet Tempur KF-21 Boramae

BACA JUGA:Sosok Lettu Pnb Allan Safitra, Pilot Jet Tempur TNI AU Gugur di Blora, Setahun Menikah dan Tinggalkan Balita

Kategori :