TANGSEL, DISWAY.ID - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya hari ini gelar rekonstruksi pembunuhan bos warung Madura yang jasadnya dibungkus sarung di kawasan Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan.
Kanit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Kadek Dwi mengatakan anggotanya kini sedang menuju tempat kejadian pembunuhan tersebut. "Betul, anggota sudah OTW (On The Way) TKP," katanya kepada disway.id, Jumat 28 Juni 2024. BACA JUGA:Real Madrid Incar Rekan Kylian Mbappe Sebagai Pengganti Toni Kroos BACA JUGA:Terbongkar Motif Muhammad Dian Usai Kabur Bawa Uang Lentera Festival di Pasar Kemis Diketahui, pembunuhan terhadap AH (32) yang ditemukan tewas di Pamulang, Tangerang Selatan berawal saat tersangka FA (23) kesal kepada korban. Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Ully mengatakan pelaku FA kesal karena dirinya kerap dimarahi korban. Kemudian FA bercerita kepada tersangka NA (28) kalau dirinya dimarahi korban. "Kamis 9 Mei 2024 FA curhat kepada N atau pelaku dua yang merupakan teman FA. Yang disampaikan FA tidak betah karena tidak diperhatikan masalah makan oleh korban," katanya kepada awak media, Selasa 14 Mei 2024. BACA JUGA:Terbongkar Motif Muhammad Dian Usai Kabur Bawa Uang Lentera Festival di Pasar Kemis BACA JUGA:5 Rekomendasi Event di GBK Akhir Pekan 29-30 Juni 2024, Ada Konser Treasure hingga Sheila On 7! Kemudian N menyarankan FA untuk membunuh korban. "N menyampaikan lisan pada FA, 'Jika kamu tidak senang dengan kakak sepupu kamu, kamu bacok saja, itu ada golok di tukang kelapa sebelah warung' kata dia," tuturnya. Disebutkannya, N menyarankan itu karena dirinya sakit hati kepada korban juga. "N mengarahkan itu karena sakit hati karena beberapa kali tidak boleh hutang rokok dan kopi," sebutnya. BACA JUGA:Heru Budi Sebut Kehadiran Gibran Hanya Ikut Mengecek Proyek Rawan Banjir di Jakarta BACA JUGA:Polda Metro Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Jasad Dalam Sarung di Pamulang Kemudian pada Jumat (10/5), FA dibangunkan korban dan memarahinya. "Jumat 10 Mei 4.30 WIB korban AH membangunkan FA dan mengatakan 'Kalau kamu tiduran saja disini mending tidak usah kerja'," ucapnya. Kemudian karena kesal, FA ketika shalat Jumat mencari golok tukang kelapa yang ada di sebelah warung Madura, tempat kejadian perkara. "FA datangin warung kelapa untuk mencari golok namun tidak ketemu. Pelaku kembali ke lokasi, 15 menit pelaku kembali datangin warung kelapa dan menemukan sebilah golok, kemudian dia menyimpan di tumpukan gas golok itu," terangnya. "Emosi FA memuncak, saat korban makan, dengan menghadap ke jalan FA mengambil golok membacok korban empat kali," bebernya. Usai tewas, korban ditutupi dengan kasur lantai. FA melapor ke NA kalau dirinya telah membunuh korban. "Setelah meninggal dunia korban ditutupin kasur lantai san menemui N dan ngasih tahu sudah mengerjakan dan memberi jempol sambil tersenyum," jelasnya. "FA minta tolong N beli kebutuhan warung. Pukul 18.00 N jalan ke agen 21 untuk membeli kebutuhan. Pelaku NA berinisiatif membeli karung goni, maksudnya adalah mempermudah pelaku FA saat membuang jenazah korban," lanjutnya. Akhirnya, ketika malam hari FA mencari lokasi untuk membuang jasad korban. "Pukul 21.00 WIB secara bersama masukin korban ke karung goni, mulai dari kepala hingga kaki korban. FA membawa motor korban mencari lokasi pembuangan jasad korban selama sejam, kemudian membuang jenazah korban dengan terbungkus kain biru," lanjutnya. Diketahui, dua pelaku pembunuhan di Pamulang yang diamankan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya ditetapkan tersangka. Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Ully mengatakan keduanya kini telah ditetapkan tersangka. "Sudah (Tersangka, red)," bebernya. Keduanya berinisial FA (23) dan NA (28) telah diamankan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Sabtu (11/5) malam. Keduanya saat ini tengah ditahan di Polda Metro Jaya.Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Bos Warung Madura di Pamulang
Jumat 28-06-2024,15:29 WIB
Reporter : Rafi Adhi Pratama
Editor : Dimas Chandra Permana
Kategori :
Terkait
Senin 09-03-2026,17:26 WIB
Purnawirawan Polri pun Heran Kenapa Polisi Hobi Tersangkakan Korban
Senin 09-03-2026,14:46 WIB
Gemabudhi–KLH Tuangkan 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai Cisadane, Apa Tujuannya?
Sabtu 07-03-2026,12:10 WIB
Tega! Istri di Tigaraksa Bunuh Suami, Polisi Temukan Golok dan Luka Sayatan di Tubuh Korban
Jumat 06-03-2026,23:55 WIB
Penyebab Istri Tega Renggut Nyawa Suami di Tigaraksa Masih Gelap
Jumat 06-03-2026,23:48 WIB
Tega Habisi Nyawa Suami di Rumah Sendiri, Ini yang Terjadi pada Ibu Rumah Tangga di Tigaraksa
Terpopuler
Selasa 10-03-2026,03:00 WIB
Tol Tentara
Selasa 10-03-2026,04:30 WIB
The Spoiler KTM! Veda Ega Pratama Dipantau Tim MotoGP Dunia, AHM Siapkan Rider Baru Indonesia
Selasa 10-03-2026,02:25 WIB
Wonderkid Kelas Eropa Terharu! John Herdman Temukan Berlian Baru Timnas, Penantian Tim Geypens Terjawab
Senin 09-03-2026,20:16 WIB
Haris Azhar Kecewa atas Penahanan Lee Kah Hin, Sebut Ada Praktik 'Perang Dagang'
Selasa 10-03-2026,05:30 WIB
Manchester United Bidik Kapten Newcastle, Casemiro Bakal Punya Pengganti Super Mahal
Terkini
Selasa 10-03-2026,18:21 WIB
Jasa Marga Siapkan Empat Tol Fungsional untuk Mudik Lebaran 2026, Ini Ruas yang Dibuka
Selasa 10-03-2026,18:06 WIB
Kepala Bappisus: Jangan Khawatir, Ekonomi Indonesia Kuat Meski Ada Perang Iran–Israel dan AS
Selasa 10-03-2026,17:57 WIB
Bank Jakarta Dorong Sistem Pembayaran Non-tunai pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Selasa 10-03-2026,17:52 WIB
Sultan DPD RI Apresiasi TNI Aktif dalam Pembangunan Jembatan untuk Pemulihan Banjir Sumatera
Selasa 10-03-2026,17:29 WIB