
BACA JUGA:Polri Siagakan 5.021 Personel Gabungan Pengamanan Aksi Mahasiswa di DPR RI
BACA JUGA:Formulasi Baru Sasha, Disempurnakan dengan Hasil yang Lebih Oke dan Bersertifikasi Halal!
"Memang dampak dari sampah yang sudah ada cukup lama, dalam waktu 1 bulan dari awal, itu memang akhirnya berdampak. Berdampak karena sampah tertimbun terlalu lama, itu akhirnya menimbulkan bau yang lebih kuat," terang Asep.
Sebelumnya diberitakan, bocah berusia 5 tahun menulis surat ke ketua RT meminta fasislitas pengolahan sampah RDF Plant Rorotan untuk dipindah.
Pasalnya bocah laki-laki bernama Kefas itu tak tahan menghirup bau sampah di RDF Rorotan hingga tidak nafsu makan.
Adapun Kefas yang berdomisili di kompleks perumahan Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur itu menuliskan surat untuk ketua RT terkait keluhan bau sampah dari RDF Rorotan.
BACA JUGA:Bakal Ada Sekolah Rakyat di Pondok Indah, Begini Penampakannya
BACA JUGA:TOK! Puan Resmi Ketok Palu Sahkan RUU TNI Jadi Undang-Undang!
Surat itu dituliskan Kefas kepada Ketua RT 18 RW 14 Cakung Timur, Wahyu Andre, pada Senin, 17 Maret 2025.
"Bapak, hari ini bau sampah sampai Kefas nggak doyan makan," tulis Kefas dalam suratnya.
Sementara Ketua RT18, Wahyu mengatakan, Kefas merupakan putra dari warganya yang tinggal di Cluster Shinano, JGC.
"Betul, Kefas merupakan anak warga saya yang tinggal di RT 18 RW 14, JGC," kata Wahyu.