BACA JUGA:Dukung Kesehatan Mental Bumil Penting untuk Cegah Baby Blues, Ini Kata Psikiater
Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah seperti berbagi tugas dalam merawat bayi (ayah menemani bayi saat terbangun di malam hari), membantu mencuci botol dan pakaian bayi, membantu mengganti popok dan memandikan bayi, serta hal lainnya.
Dengan adanya keterlibatan ayah ini, ibu merasa mendapat dukungan dari pasangan dan tidak merasa sendirian, sehingga dapat meminimalkan munculnya baby blues pada ibu.
Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Pitono, menyampaikan bahwa rumah sakit berkomitmen untuk menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para ibu.
BACA JUGA:BKKBN Sebut Indonesia Jadi Negara Ketiga di Asia yang Banyak Alami Gejala Baby Blues
“Kami mengerti pentingnya menjaga mental health bagi para ibu yang baru saja memiliki buah hati. Hal ini tentunya untuk menghindari kondisi mental seperti Baby Blues ataupun depresi pasca persalinan. Oleh karena Women’s Health Center Bethsaida Hospital, menyediakan Paket Melahirkan Premium yang dilengkapi berbagai benefit untuk mendukung kesehatan mental ibu. Bukan hanya perihal persalinan, tapi hingga layanan konsultasi psikologis bagi para ibu.” ujar dr. Pitono.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan terintegrasi antara layanan kebidanan, anak, dan psikologi.
“Kami ingin para ibu merasa bahwa mereka tidak sendirian. Ada tim yang siap mendukung mereka dengan sepenuh hati,” ucapnya.