PWNU DKI Ungkap Faktor Hilal Tidak Terlihat di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta Barat, Syamsul Maarif menyebutkan bahwa hilal tidak terlihat di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari, Jakarta Barat-Disway.id/Candra Pratama-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta Barat, Syamsul Maarif menyebutkan bahwa hilal tidak terlihat di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari, Jakarta Barat.
"Setelah melakukan pemantauan, penerepongan tentu dengan pengamatan yang seksama akhirnya kami tim dari lembaga falakiyah tidak melihat hilal," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa.
Dia bilang, kondisi hilal pada pemantauan di Masjid Hasyim Asy'ari masih berada di bawah ufuk atau tiga derajat.
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Hilal Tak Terlihat di Masjid Raya Hasyim Asy'ari Jakbar
"Masih jauh di bawah tiga derajat, oleh karena itu petensi terlihatnya hilal, meskipun dilihat dari Aceh, maka secara teori masih sangat tidak memungkinkan," kata dia.
Kendati demikian, Syamsul menyampaikan, hilal yang tidak tampak dari Masjid Hasyim Asy'ari tidak serta merta membuat puasa baru akan dimulai lusa.
"Hasil ini akan kami sampaikan kepada PBNU dan PBNU akan memberikan ikhbar ke Kementerian Agama," ucap dia.
Syamsul menambahkan , pihaknya juga bakal menunggu keputusan dari sidang isbat yang diumumkan Kementerian Agama (Kemenag) mengenai dimulainya puasa.
Dari pantauan Disway.id di lokasi, pemantauan hilal dilakukan di lantai dua Masjid Raya KH Hasyim Asyari sekira pukul 17.00 WIB sampai matahari tenggelam.
Sejumlah alat pantau, mulai dari manual hingga digital pun nampak sudah disiapkan mengarah ke ufuk barat, tempat terbenamnya matahari.
BACA JUGA:Yenny Wahid Ikut Pantau Hilal di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Jakbar, Besok Jadi Puasa?
Adapun alat pantau tersebut, di antaranya dua buah teleskop digital, rubbu mujayyab, dan satu buah theodolite.
Keempat alat tersebut sudah dijajarkan di dekat pagar pembatas teras lantai dua sejak pukul 15.00 WIB. Sementara pemantauan hilal dilakukan sekira pukul 17.00 WIB hingga matahari terbenam.
Sepanjang waktu tersebut, sejumlah pengurus PWNU dan DKM Masjid Hasyim Asyari mengumandagkan selawat serta zikir bersamaan dengan pemantauan hilal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: