Pengobatan Kanker Prostat Kini Bisa Tanpa Operasi, Kenali Terapi Lutetium PSMA

Selasa 06-05-2025,16:13 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

BACA JUGA:Riwayat Penyakit Titiek Puspa Sebelum Berpulang: Idap Kanker Serviks hingga Pecah Pembuluh Darah

Pemeriksaan Sebelum Terapi

Menurut dr. Febby, sebelum pasien menjalani terapi, ia harus melalui:

Pemeriksaan patologi anatomi

Pemindaian PET PSMA

Tes darah lengkap

Pemeriksaan fungsi ginjal

“Setelah PET PSMA dilakukan, pasien juga perlu diperiksa apakah ada sumbatan pada ginjal dan memastikan kondisi umumnya memadai untuk menerima terapi ini,” ujar dr. Febby.

BACA JUGA:Berdarah dan Tak Tuntas saat BAB? Jangan-jangan Gejala Kanker Usus Besar, Segera Deteksi dengan Kolonoskopi

Tim Dokter yang Terlibat

Prosedur Lutetium PSMA tidak dilakukan secara tunggal. Ini merupakan kerja tim dari berbagai dokter spesialis, yaitu:

Dokter Urologi – mengevaluasi dan mendiagnosis kanker prostat

Patologi Anatomi – memastikan karakter sel kanker dan ekspresi PSMA

Kedokteran Nuklir – merencanakan dan melaksanakan terapi

Penyakit Dalam Konsultan Onkologi – mengelola kondisi umum pasien dan efek samping

Kolaborasi multidisiplin ini menjamin pasien mendapat pengobatan yang optimal dan personal.

BACA JUGA:Menstruasi Cepat hingga Gaya Hidup, Ini Deretan Faktor Risiko Kanker Payudara

Pasca Terapi

Biasanya, terapi diberikan dalam tiga siklus, dengan jeda waktu sekitar 4–6 minggu antar siklus. Evaluasi hasil dilakukan setelah siklus ketiga. Banyak pasien yang menunjukkan perbaikan signifikan dalam kualitas hidup maupun perkembangan penyakitnya.

Kategori :