Daya tahan baterai andal, memberikan penggunaan seharian tanpa mengorbankan performa.
2. ASUS TUF Gaming F15
CPU: Intel Core i5-12500H | GPU: GeForce RTX 3050 (95W) | Penyimpanan: 512GB SSD | RAM: 16GB
ASUS TUF Gaming F15 adalah opsi ramah anggaran untuk modeling dan rendering 3D tanpa mengorbankan performa.
Laptop ini menggunakan Intel Core i5 generasi ke-12 dan GPU NVIDIA GeForce RTX 3050 dengan TGP maksimum 95W, cukup tangguh untuk tugas kreatif dan gaming kelas menengah.
Layar FHD 15,6 inci dengan refresh rate 144Hz mendukung Adaptive-Sync, meminimalkan lag dan tearing untuk pengalaman visual yang mulus.
RAM 16GB DDR4 dan SSD PCIe 512GB memastikan multitasking cepat dan waktu muat singkat, plus slot tambahan untuk upgrade penyimpanan.
Sistem pendinginan menggunakan dua kipas Arc Flow 84-blade, menjaga suhu tetap stabil saat workload berat.
Fitur MUX switch memungkinkan GPU melewati grafis terintegrasi, meningkatkan performa hingga 5–10%. Beratnya sekitar 3,2 kg (7 lbs) dengan Wi-Fi 6, dua port USB 3.0, dan keyboard tahan tumpahan.
BACA JUGA:Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Korupsi Laptop, Eks Stafsus Nadiem Makarim Ikut Terjerat!
3. ASUS ROG Strix G17 GS713
CPU: AMD Ryzen 9 7945HX | GPU: GeForce RTX 4070 | Penyimpanan: 1TB PCIe SSD | RAM: 32GB DDR5
Untuk motion graphics, ASUS ROG Strix G17 GS713 menawarkan kombinasi prosesor AMD Ryzen 9 7945HX dan GPU NVIDIA GeForce RTX 4070 yang tak tertandingi.
Layar QHD 17,3 inci mendukung refresh rate 240Hz dengan cakupan 100% DCI-P3, sempurna untuk pekerjaan grafis berfidelitas tinggi.
Dengan RAM 32GB DDR5 dan SSD 1TB PCIe, multitasking dan waktu muat jadi sangat cepat.
Sistem pendinginan ROG Intelligent Cooling dengan liquid metal Thermal Grizzly menjaga performa tetap stabil saat rendering atau sesi gaming panjang.
Fitur tambahan seperti MUX Switch dengan Advanced Optimus membantu mengoptimalkan baterai. Kekurangannya, daya tahan baterai relatif pendek, sering memaksa penggunaan charger untuk tugas berat, dan absennya port USB4 memerlukan USB hub untuk perangkat tambahan.