Era Smart Hospital di Indonesia, Pasien Lebih Aman, Dokter Cepat Ambil Keputusan

Kamis 24-07-2025,18:29 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

“Digitalisasi bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi juga transformasi budaya kerja dan keselamatan pasien,” kata Hasan Widjaja, Direktur IT Bethsaida Healthcare.

Tenaga medis kini terbiasa bekerja dengan data real-time, membuat pelayanan lebih efisien tanpa mengorbankan sentuhan manusia yang tetap penting dalam dunia medis.

Sistem baru juga mempermudah akses ke layanan penunjang.

Melalui QR Code, tenaga medis dapat melakukan pemindaian cepat untuk Radiologi, Laboratorium, Bank Darah, hingga Human Milk Bank.

Proses yang dulunya memakan waktu kini menjadi lebih ringkas.

Bethsaida Healthcare tidak berhenti di sini. Sistem serupa sedang diimplementasikan di Bethsaida Hospital Gading Serpong, rumah sakit unggulan grup ini, untuk memperkuat standarisasi digital dan integrasi data antar unit.

Tujuannya jelas: menciptakan ekosistem rumah sakit yang lebih aman, responsif, dan berbasis data klinis real-time.

Bagi pasien, era smart hospital ini berarti:

Keselamatan lebih terjamin: risiko kesalahan medis ditekan seminimal mungkin. 

Proses lebih cepat dan nyaman: dokter tidak perlu lagi mencari berkas fisik, semua data tersedia secara digital.

Keputusan medis lebih akurat: didukung sistem analisis real-time.

Sertifikasi EMRAM Stage 6 bukanlah akhir, melainkan awal dari transformasi digital yang akan membawa pelayanan kesehatan Indonesia menuju standar global. Bethsaida Healthcare berkomitmen menjaga semangat “Hospital with Heart”—menggabungkan teknologi canggih dengan pelayanan penuh empati bagi pasien.

 

 

 

 

Kategori :