JAKARTA, DISWAY.ID -- Misteri kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arya Daru terus menjadi sorotan publik.
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Jamil, menegaskan pentingnya transparansi dalam penanganan kasus ini.
Hal itu dilakukan agar tidak ada spekulasi liar yang berkembang di tengah masyarakat.
BACA JUGA:Bocoran Pendaftaran Rekrutmen Guru PPPK 2025, Kapan Dibuka? Cek Informasinya
"Sebaiknya begitu agar spekulasi yang liar di dunia maya bisa terjawab. Polisi harus hati-hati agar kasus ini tidak menimbulkan kegaduhan baru," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat 25 Juli 2025.
Nasir juga menekankan bahwa setiap kejahatan, seberapa pun rapinya, pasti akan terbongkar.
"Kejahatan itu tidak sempurna. Cepat atau lambat akan terungkap. Yang penting jangan ada opini yang mengarahkan seolah-olah almarhum bunuh diri," tegaasnya.
Menurutnya, ini adalah momentum yang tepat bagi kepolisian, untuk menunjukkan kemampuan investigasi berbasis sains.
"Ini momentum bagi Polri presisi untuk mengungkap kebenaran yang hakiki. Gunakan saintific crime investigation," tegas Nasir Jamil.
BACA JUGA:Dasco: Tim Supervisi Belum Beri Masukan soal Penulisan Ulang Sejarah
BACA JUGA:Divonis 3,5 Tahun, Hakim Nyatakan Hasto Tak Terbukti Lakukan Obstruction of Justice
Ia menilai bahwa kasus kematian diplomat Kemenlu Arya Daru dinilai janggal oleh banyak pihak, dan publik berharap ada kejelasan dalam waktu dekat.
"Semoga polisi dalam waktu dekat bisa memberitahukan ke publik. Sebab kematiannya sangat misterius," pungkas Nasir Jamil.
Diketahui, Polda Metro Jaya terus mendalami kasus kematian tewasnya Diplomat Kemenlu.