Ini membuat individu rentan terhadap berbagai penyakit.
BACA JUGA:Koperasi Merah Putih Jadi Kekuatan Nyata Bangun Desa yang Sejahtera
BACA JUGA:Cara Cek Penerima PIP Juli 2025 Lewat HP, Segini Nominal yang Didapat
2. Masalah Kesehatan Mental yang Parah
Burnout dapat memperburuk kondisi psikologis yang sudah ada atau memicu munculnya gangguan mental baru seperti depresi klinis berat, gangguan kecemasan umum, dan bahkan serangan panik.
Rasa putus asa dan tidak berdaya yang mendalam dapat mengarah pada pemikiran atau percobaan bunuh diri.
3. Ketergantungan pada Zat (Coping Mekanisme yang Tidak Sehat)
Beberapa individu mungkin mencari pelarian dari stres burnout dengan mengonsumsi alkohol, narkoba, atau obat-obatan resep secara berlebihan, yang justru memperparah kondisi fisik dan mental mereka.
BACA JUGA:PM Malaysia Akui Kenal Riza Chalid, Tapi Tak Tahu Keberadaannya
4. Penurunan Kualitas Hidup Drastis
Hubungan pribadi dapat terganggu, hobi dan minat hilang, serta kemampuan untuk menikmati hidup sehari-hari berkurang drastis.
Individu merasa terjebak dalam lingkaran kelelahan dan ketidakbahagiaan.
5. Risiko Kematian
Meskipun burnout itu sendiri bukan penyebab kematian langsung, komplikasi dari gangguan fisik dan mental yang ditimbulkannya, seperti serangan jantung, stroke, atau depresi berat dengan ide bunuh diri, dapat berujung pada kematian.
BACA JUGA:Bertemu dengan Anwar Ibrahim, MAKI Minta Prabowo Bahas Pemulangan Riza Chalid