Salah satu fokus utama adalah mendatangkan pemain keturunan yang bisa memperkuat lini depan, menyusul cederanya striker andalan, Ole Romeny.
Striker naturalisasi, Ole Romeny, mengalami cedera serius saat membela Oxford United dalam ajang Piala Presiden 2025.
Cedera tersebut memaksanya kembali ke Belanda dan menjalani operasi, membuatnya hampir dipastikan absen saat Timnas Indonesia menghadapi laga-laga penting di fase kualifikasi.
Absennya Ole Romeny menjadi sinyal darurat bagi PSSI untuk segera mencari pengganti yang sepadan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berusaha menaturalisasi tiga pemain keturunan berposisi penyerang untuk memperkuat skuad Garuda.
Tiga Nama Striker Keturunan di Radar PSSI
Dari tiga pemain tersebut, satu nama sudah diumumkan ke publik: Mauro Ziljstra, striker muda milik FC Volendam.
Sementara dua nama lainnya masih dirahasiakan oleh Erick Thohir, meski beberapa bocoran mulai mencuat ke permukaan.
Salah satu nama yang disebut adalah Miliano Jonathans, pemain muda berdarah Indonesia yang kini bermain untuk FC Utrecht.
Media Belanda, Voetbal Primeur, melaporkan bahwa PSSI sudah melakukan pendekatan, namun pemain berusia 21 tahun itu masih belum memberikan keputusan akhir.
Nama lain yang juga dikaitkan adalah Dean Huiberts Zandbergen, striker muda yang bermain di divisi Belanda bersama VVV Venlo.
Dalam sebuah wawancara dengan YouTuber Yussa Nugraha, Dean mengaku terbuka untuk membela Timnas Indonesia.
"Agen saya bilang peluang untuk gabung ke timnas masih ada. Kalau memang PSSI menghubungi, saya sangat terbuka,” ujar Dean.
Thijs Dallinga Masuk Radar, Terkendala Administrasi
Selain itu, Thijs Dallinga, penyerang milik FC Bologna, juga disebut sebagai kandidat kuat pemain keturunan yang akan dinaturalisasi.
Pemain berusia 24 tahun itu memiliki garis keturunan Indonesia dan sudah dipantau oleh tim pemandu bakat PSSI.