700 Hari Perang: Israel Habiskan 90% Wilayah Gaza, Kerugian 68 Miliar Dolar AS, Puluhan Ribu Tewas

Minggu 07-09-2025,09:12 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

JAKARTA, DISWAY.ID — Dua tahun lebih agresi militer Israel di Jalur Gaza telah meninggalkan kehancuran hampir total.

Menurut pernyataan terbaru Kantor Media Pemerintah Palestina di Gaza, 700 hari perang telah merusak sekitar 90 persen infrastruktur wilayah itu dan menyebabkan kerugian ekonomi lebih dari 68 miliar dolar AS.

Data resmi mencatat lebih dari 73.700 orang tewas atau hilang, termasuk lebih dari 20.000 anak-anak dan 12.500 perempuan.

Sebanyak 2.700 keluarga tercatat hilang sepenuhnya dari daftar sipil dilansir dari TRT World. 

Selain korban jiwa, ada lebih dari 162.000 orang luka-luka, banyak di antaranya menderita cacat permanen seperti amputasi, kelumpuhan, atau kehilangan penglihatan.

BACA JUGA:Trump Mendadak Ganti Nama Pentagon Jadi Departemen Perang, Ada Apa?

Tenaga Medis dan Jurnalis Jadi Korban

Agresi Israel juga merenggut nyawa banyak pihak yang berperan penting di lapangan.

Tercatat 1.670 tenaga medis, 248 jurnalis, 139 anggota pertahanan sipil, dan 173 pegawai pemerintah kota turut menjadi korban.

Infrastruktur vital pun hancur, termasuk 38 rumah sakit, 833 masjid, dan 163 institusi pendidikan, serta ribuan fasilitas publik lain.

BACA JUGA:Amerika Tak Mau Lagi Danai Perang Ukraina, Trump: Kami Hanya Menjual ke NATO

Kantor Media Palestina menuduh Israel menjalankan kebijakan genosida dan pengusiran paksa, dengan melarang penduduk kembali ke rumah mereka di Gaza City dan wilayah utara.

Selain itu, Israel juga disebut menggunakan kelaparan sebagai senjata perang, dengan memblokir masuknya ratusan ribu truk bantuan.

Akibatnya, sekitar 2,4 juta penduduk Gaza, termasuk lebih dari 1 juta anak-anak, kini berada di ambang kelaparan.

BACA JUGA:600 Tentara Korea Utara Tewas Perang Rusia-Ukraina, 2 Pesawat Rusia Mendarat di Pyongyang

Tuntutan Akuntabilitas Internasional

Pihak Palestina menegaskan bahwa Israel, bersama para pendukungnya terutama Amerika Serikat, harus bertanggung jawab atas kehancuran ini.

Kategori :