Budi menegaskan, kolaborasi lintas sektor, dukungan kebijakan, dan inovasi IKM akan menjadikan minyak atsiri berbasis kemenyan sebagai motor baru hilirisasi berbasis nilai tambah lokal.
“Dengan dukungan kebijakan, pengolahan minyak atsiri dari kemenyan siap menembus pasar global,” pungkasnya.