Fans juga mengusulkan sistem slot kualifikasi Piala Dunia dibagi rata antara Asia Timur dan Asia Barat, dengan masing-masing mendapatkan alokasi yang setara.
Kekecewaan Mendalam terhadap Kepemimpinan AFC dan FIFA
BACA JUGA:Rio Ferdinand Kritik Ruben Amorim: 'Tiga Pemain Manchester United Salah Peran'
BACA JUGA:Daftar Harga Tiket Piala Dunia 2026 Paling Murah, Cek Detailnya
Tak hanya AFC, Presiden FIFA Gianni Infantino juga tak luput dari kritik.
Para penggemar menilai FIFA turut mempertahankan status quo demi keuntungan politik dan finansial.
“Infantino tidak akan mengakui gerakan ini. Presiden korup itu terlalu mencintai kekuasaan dan uang,” tulis seorang pengguna forum sepak bola Jepang.
Mereka juga mengkhawatirkan tekanan politik yang mungkin diberikan kepada Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) jika benar-benar mendorong pemisahan.
Opsi Gabung Oseania atau Kawasan Lingkar Pasifik
BACA JUGA:MI Baburroyyan Kiyudan dan SD Muhammadiyah Karangploso Juara MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta
Dalam percakapan yang semakin meluas, beberapa fans Jepang bahkan menyarankan agar Jepang bergabung dengan Oseania bersama Australia dan Selandia Baru, atau membentuk kawasan kompetisi baru bersama negara-negara Lingkar Pasifik seperti Amerika Serikat dan Kanada.
“Kalau bisa, gabung saja dengan Oseania atau buat federasi Pasifik. Jepang, Korea, dan China bisa bersatu di sana. Tinggalkan AFC,” tegas komentar lainnya.
Pernyataan para fans ini juga menyinggung negara-negara seperti Korea Selatan, Tiongkok, hingga Rusia dan Korea Utara sebagai pihak-pihak yang mungkin bersimpati.
Ikut mendukung pembentukan konfederasi baru karena merasa tidak mendapatkan manfaat dari dominasi Timur Tengah dalam tubuh AFC.
Krisis Sepak Bola Asia: Jepang, Korea, dan Indonesia Pertimbangkan Keluar dari AFC
BACA JUGA:Timnas U-22 Masuk Grup C di Cabor Sepak Bola SEA Games 2025: Hadapi Myanmar, Filipina, dan Singapura