Sejarah Hari Antikorupsi Sedunia 2025, Lengkap Tema dan Maknanya

Selasa 09-12-2025,11:05 WIB
Reporter : Rury Pramesti
Editor : Rury Pramesti

Pada pidatonya tersebut ia menegaskan jika korupsi memberikan dampak cukup berat untuk kelompok miskin, merusak perekonomian negara hingga menjadi hambatan utama dalam pengentasan kemiskinan dan pembangunan.

Lalu, sehari setelahnya pada 31 Oktober 2003, PBB menyelenggarakan United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) atau Konvensi untuk menentang korupsi.

Usai 30 hari berlalu tepatnya di tanggal 9 Desember 2003, PBB akhirnya menyetujui dan melakukan penandatanganan Perjanjian Anti Korupsi di Merida, Meksiko.

Perjanjian mengenai kewajiban anti korupsi yang menekankan betapa pentingnya tata pemerintahan yang baik, akuntabel serta komitmen politik yang disepakati oleh 188 pihak, termasuk Indonesia.

BACA JUGA:Sejarah Hari Anak Sedunia, Diperingati Setiap 20 November

Bertepatan dengan penandatanganan Perjanjian Antikorupsi ini ditetapkan pula bahwa Hari Antikorupsi Internasional jatuh tanggal 9 Desember setiap tahunnya.

Tema Hari Antikorupsi Sedunia 2025

Di peringatan tahun ini, KPK mengajak semua elemen bangsa untuk bersatu mewujudkan Indonesia yang berintegritas.

Tema Hakordia 2025, yakni "Satukan Aksi, Basmi Korupsi!" 

Tema tersebut menggambarkan kekuatan kolaborasi yang menyatakan bahwa memberantas korupsi ini tak bisa dilakukan oleh satu lembaga saja, melainkan semua pihak, termasuk masyarakat.

BACA JUGA:Selamat Hari Jomblo Sedunia 2025! Ini Sejarah, Tradisi, dan Tema Perayaan 11.11

Tema ini juga menegaskan jika gerakan antikorupsi ini adalah gerakan kebersamaan.

Lewat kolaborasi lintas sektor dan lintas generasi, dapat membangun optimisme jika bangsa ini mampu bebas dari korupsi jika setiap orang melakukan aksinya, sekecil apapun itu.

Kalimat "Satukan Aksi" ini menyatukan langkah, komitmen serta energi dari berbagai lapisan masyarakat, pemerintah, dunia usaha, pelajar, komunitas serta individu untuk bisa berbuat nyata sesuai dengan perannya masing-masing.

Sedangkan, "Basmi Korupsi" menekankan pada tujuan besar kita, yakni menciptakan sistem yang bersih, transparan, adil dan menumbuhkan budaya antikorupsi yang hidup di setiap ruangan kehidupan, mulai dari pelosok desa sampai dunia digital.

Kategori :