Bupati Rejang Lebong Terjaring OTT KPK di Bengkulu
Tak hanya Bupati Rejang Lebong yang terjaring OTT KPK, beberapa pejabat informasinya juga turut diamankan dan diperiksa secara terpisah oleh penyidik.-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan operasi tangkap tangan di Kota Bengkulu pada Senin, 9 Maret 2026. Hasilnya, Bupati Rejang Lebong terjaring dalam operasi senyap tersebut.
Perihal OTT itu dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK RI, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi awak media.
BACA JUGA:Jadwal Swiss Open 2026 Hari Ini, Anthony Ginting Berjuang dari Babak Kualifikasi
BACA JUGA:Drakor Phantom Lawyer Tayang 13 Maret 2026 di Viu, Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara Indigo?
"Ya benar, Bupati Rejang Lebong (Muhammad Fikri Thobari)," ujarnya, Senin, 9 Maret 2026.
Tak hanya Bupati Rejang Lebong yang terjaring OTT KPK, beberapa pejabat informasinya juga turut diamankan dan diperiksa secara terpisah oleh penyidik.
Diantaranya Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri, Kadis PUPR Hary Eko Purnomo, PPK dilingkungan Pemkab Santri Gozali dan sebanyak 2 orang kontraktor yakni Joki Yusdianto dan Edi Manggala.
Informasi diperoleh wartawan juga menyebutkan pengkapan oleh KPK RI ini dilakukan pada dua tempat terpisah.
BACA JUGA:Pelaku Pembunuhan Ermanto Usman Pensiunan JICT Dibekuk, Identitas Masih Dirahasiakan Polisi
Yakni dirumah pribadi Bupati Rejang Lebong di Kelurahan Sidomulyo Kota Bengkulu.
Disebutkan jika dirumah pribadi Bupati ini diamankan selain Bupati dan sang istri, juga diamankan Kadis PUPR dan pihak kontraktor beserta barang bukti sejumlah uang.
Di sisi lain penangkapan Bupati Rejang Lebong oleh KPK RI ini, menuai komentar beragam dari masyarakat Rejang Lebong.
Beberapa pihak mengharapkan kabar OTT ini bukanlah hal yang benar, lantaran Bupati dikenal sangat membaur bersama masyarakat dengan programnya "bantu rakyat".
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: