Mereka menilai presiden telah melampaui kewenangannya dengan menggunakan kekuatan militer tanpa persetujuan legislatif.
Kecaman juga datang dari organisasi hak asasi manusia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kantor HAM PBB mendesak dilakukan penyelidikan independen, menyoroti dugaan pembunuhan di luar proses hukum terhadap awak kapal yang diserang.
BACA JUGA:Trump: Serangan Militer AS di Caracas Terbesar Sejak Perang Dunia II
Pengerahan Militer Terbesar dalam Beberapa Dekade
Situasi semakin memanas ketika Amerika Serikat mengirimkan kapal induk USS Gerald R. Ford ke kawasan Karibia, disertai belasan kapal perang dan ribuan personel militer.
Operasi yang disebut sebagai Operasi Tombak Selatan ini menjadi salah satu pengerahan militer terbesar AS di wilayah tersebut dalam beberapa generasi terakhir.
Di tengah eskalasi ini, Venezuela merespons dengan menggelar mobilisasi besar-besaran pasukan dan relawan sipil.
Pemerintah Caracas menegaskan militernya siap menghadapi segala kemungkinan dan menuding AS melakukan agresi terbuka terhadap kedaulatan negara.
BACA JUGA:Trump Posting Foto Maduro, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez Bongkar Kebohongan Amerika
Penangkapan Maduro dan Ketidakpastian Global
Penangkapan Nicolas Maduro menjadi babak baru yang paling dramatis dalam konflik ini. Meski detail operasi masih terbatas, peristiwa tersebut langsung mengguncang panggung politik internasional.
Banyak pihak kini mempertanyakan dampak lanjutan terhadap stabilitas Amerika Latin, pasar energi global, serta hubungan diplomatik Amerika Serikat dengan negara-negara lain.
Hingga kini, belum ada kejelasan mengenai proses hukum yang akan dihadapi Maduro maupun status pemerintahan Venezuela pasca-operasi tersebut.
Yang pasti, konflik ini telah mengubah peta geopolitik kawasan secara signifikan dan berpotensi memicu ketegangan internasional yang lebih luas.
BACA JUGA:Maduro Umumkan Darurat Nasional, Venezuela Siap Perang Lawan AS
Timeline Singkat Eskalasi Militer AS terhadap Venezuela (2025)
-
20 Januari 2025
Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang memungkinkan kartel narkoba dan organisasi kriminal Amerika Latin dikategorikan sebagai organisasi teroris asing, termasuk geng Tren de Aragua dari Venezuela. Klaim keterlibatan pemerintah Maduro dibantah komunitas intelijen AS.
-
20 Februari 2025
Pemerintah AS resmi menetapkan delapan kelompok kriminal Amerika Latin sebagai organisasi teroris asing, memicu perdebatan karena status ini biasanya diperuntukkan bagi kelompok ekstremis ideologis.
-
Agustus–September 2025