Impor BBM
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) senilai 38,4 miliar dolar Amerika Serikat (AS) antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat dalam sesi roundtable Business -Setpres-
Indonesia akan impor BBM dari Amerika. Nilainya mencapai USD15 miliar –termasuk energi lainnya. Itulah salah satu bagian dari hasil perundingan dagang antara Presiden Donald Trump dan Presiden Prabowo di Washington DC pekan lalu.
Anda sudah tahu: Trump mengadakan KTT Board of Peace –lembaga perdamaian di Gaza, Palestina.
Semua kepala negara yang ikut board itu bertemu di Washington DC. Tapi hanya presiden kita yang bertemu khusus dengan Trump. Lalu menandatangani perjanjian dagang, termasuk soal impor BBM.
Saya tidak mempersoalkan BBM kita dari mana. Kita memang kekurangan BBM. Toh selama ini BBM kita juga impor. Hanya saja bukan dari Amerika. Utamanya dari Singapura –lewat raja minyak Anda: Riza Chalid.
Yang lebih saya persoalkan waktu itu: mengapa kita selalu impor BBM. Mengapa tidak berani beralih ke mobil tanpa BBM.
Dari hasil perundingan dagang itu yang menarik adalah ini: bagaimana pelaksanaan peralihan impor BBM dari Singapura ke Amerika. Apakah bisa begitu saja berubah.
Soal Riza Chalid tidak lagi jadi persoalan. Ia sedang kabur. Buron. Entah di mana berada. Tapi bagaimana cara Amerika menggantikan Singapura?
Pasti pelaksana impornya adalah Pertamina. Tapi di semua perusahaan BUMN ada aturan pengadaan. Harus tender. Tendernya harus terbuka. Untuk BBM sifat tendernya harus internasional.
Berarti saat tender nanti perusahaan Singapura juga bisa ikut. Perusahaan Amerika juga harus ikut. Lalu mereka bersaing dalam harga: mana yang lebih murah. Bersaing pula dalam pelayanan: mana yang lebih menjamin ketersediaan tepat volume dan waktunya.
Apakah bisa dijamin dalam tender itu nanti perusahaan Amerika pasti menang? Belum tentu.
Apakah perusahaan Singapura diminta tidak ikut? Tidak mungkin.
Singapura telanjur punya industri pemrosesan BBM sangat besar. Kalau tidak dijual ke Indonesia akan dilempar ke mana.
Apakah di tender nanti akan diberlakukan syarat-syarat tender yang membuat Singapura sulit memenuhinya?
Selama ini Riza "Singapura" Chalid selalu memenangkan tender BBM karena hanya ia yang memenuhi syarat tender. Utamanya: karena hanya Riza yang bisa menyediakan "gudang BBM" dalam ukuran cukup untuk menjamin ketersediaan BBM se-Indonesia selama satu minggu.
Apakah Amerika bisa menyediakan "gudang" BBM sebesar itu dalam waktu singkat? Atau Amerika juga akan menggunakan "gudang BBM" milik Riza Chalid di Banten itu?
Lalu soal harga. Apakah Amerika bisa bersaing harga dengan produk Singapura? Bagaimana dengan ongkos angkut yang dari Amerika pasti kalah dekat dengan Singapura?
Anda sebagai pemilik kendaraan tidak perlu mikir itu. Mungkin Anda justru lebih senang. Kendaraan Anda segera mendapat minuman lebih bermutu.
Di Amerika standarnya bukan RON. Tapi AKI. Itu standar gabungan RON dan MON. Di sana standar paling rendah adalah AKI 87 –kira-kira setara dengan RON 92. Masih ada AKI 90 dan AKI 94.
Apakah Pertamina akan mengubah syarat-syarat tender agar cocok dengan spesifikasi BBM yang dihasilkan Amerika? Kalau pun bisa begitu, apakah tidak akan berpengaruh pada harga BBM yang akan Anda beli?
"Gudang BBM" raksasa milik Riza Chalid sendiri rasanya kini dalam status disita kejaksaan agung. Itu terkait dengan perkara korupsi yang dituduhkan kepada anak Riza Chalid –yang awalnya mencapai Rp900 miliar lebih. "Gudang BBM" itulah yang dulu sering dimedsoskan sebagai tempat oplos BBM.
Tentu dalam status sebagai barang sitaan pun "gudang BBM" tersebut tetap bisa dipakai menyimpan BBM kita. Entah bagaimana perhitungannya. Soal siapa akhirnya yang memiliki gudang langka itu akan ditentukan oleh pengadilan perkara korupsi saat ini: disita menjadi milik negara atau dikembalikan ke pemilik awalnya: Riza Chalid.
Yang jelas, siapa pun pemenang tender nanti, akan tetap mengandalkan investasi gudangnya Riza Chalid tersebut. Tinggal kita mengamati bagaimana cara Pertamina memastikan agar Amerikalah yang memenangkan tender itu.
Adanya perjanjian dagang Indonesia-Amerika itu sendiri kini sedang viral di medsos. Saya juga sudah membaca analisis panjang yang awalnya di-posting di grup alumni MIT –lalu di-forward secara multiple.
"Saya yang dapat naskah itu dari grup FE-UI. Lalu saya posting di grup alumni MIT," ujar Dr Rudy Setyopurnomo. Ia memang alumni MIT. Juga alumni Harvard. Di umurnya yang di atas 70 tahun masih meraih gelar doktor di kampus asalnya: ITB.
Ia lupa siapa yang mem-posting di grup FE UI. Yang jelas asal naskah itu dari Utrecht, kampus terkenal di Belanda. Kini peredarannya di medsos luar biasa luasnya.
Kelebihan penulisnya adalah: Ia mengaku sudah membaca detail isi 45 halaman perjanjian dagang itu. Sedang kita pada umumnya hanya membaca berita: bahwa perjanjian itu sangat membanggakan Indonesia.
Dari pembacaannya atas naskah asli –di Amerika bisa didapat secara bebas di website pemerintah– penulis menguliti sisi merugikan Indonesia. Banyak sekali. Mulai dari kedaulatan negara kita yang tercampakkan sampai tidak imbangnya isi perjanjian. Bahkan, katanya, ada klausul yang Indonesia tidak boleh menjalin hubungan dengan negara yang tidak sejalan dengan Amerika.
Lalu ada yang berkomentar: alangkah berbahayanya perjanjian itu bagi kedaulatan negara. Apalagi kalau sampai berpengaruh pada hubungan Indonesia-Tiongkok.
Rasanya kian hari analisis itu bisa kian liar. Panas. Membara. Maka sudah waktunya –apalagi kalau menko perekonomian dan timnya sudah kembali ke Indonesia– segera klarifikasi: bagaimana duduk persoalan sebenarnya.
"Sudah ada penjelasan dari pemerintah. Saya sudah baca. Isinya belum menjawab semua persoalan tapi cukup memadai untuk meredam sementara," ujar konsultan keuangan yang biasa dipanggil Rudy Sepur itu. Rudy pun mengirim ke saya naskah penjelasan pemerintah itu (lihat bagian bawah tulisan ini).
Bagi saya soal BBM tidak masalah –sepanjang tidak ada perlawanan dari Singapura. Soal impor kedelai juga tidak masalah –toh selama ini tempe kita sudah berbahan baku Amerika. Impor bungkil Amerika juga ok. Toh kita tidak bisa produksi makanan ternak tanpa bungkil.
Sedangkan impor jagung harus lebih hati-hati. Petani kita sedang semangat-semangatnya mengembangkan jagung. Di mana-mana. Di Sulawesi. Di NTB. NTT. Bahkan juga di Jawa.
Dari semua yang dipersoalkan itu rasanya soal kedaulatan yang terberat. Ini perjanjian perdagangan tapi kok isinya ada penumpang gelapnya yang gelap sekali. (Dahlan Iskan)
***
Penjelasan Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Persidangan
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terkait Perjanjian Dagang Indonesia-AS:
FREQUENTLY ASKED QUESTIONS
PERJANJIAN PERDAGANGAN RESIPROKAL INDONESIA – AMERIKA SERIKAT
The Agreement on Reciprocal Trade (ART)
Latar Belakang dan Kesepakatan ART
1. ApayangmendasariPemerintahIndonesiaberundingdanmelakukan kesepakatan dengan Pemerintah ASterkait dengan Tarif Resiprokal?
Jawaban:
▪ Pada tanggal 2 April 2025, secara unilateral, Pemerintah AS menetapkan Tarif Resiprokal kepada negara-negara yang menyebabkan defisit perdagangan AS, termasuk Indonesia yang dikenakan tarif 32% (Data AS: Defisit USD 19,3 miliar th 2024). ▪ Pemerintah memandang negosiasi diperlukan untuk menjaga daya saing produk ekspor dan kelangsungan hidup sekitar 4-5 juta pekerja langsung di sektor industri padat karya yang terdampak tarif ini. Pemerintah memilih jalur diplomasi daripada melakukan aksi retaliasi yang dapat lebih merugikan ekonomi nasional. ▪ Pemerintah melakukan perundingan dan negosiasi dengan AS secara intensif hinggaakhirnya diumumkan penurunan Tarif Resiprokal dari 32% menjadi 19% pada 15 Juli 2025 sebagaimana dituangkan dalam Joint Statement on Framework ART, yang menyebutkan bahwa Pemerintah AS dan Pemerintah RI akan segera membahas dan memfinalisasi ART. ▪ Pada tanggal 19 Februari 2026, Presiden RI dan Presiden AS telah menandatangani Perjanjian ART, yang menetapkan kesepakatan besaran Tarif Resiprokal dan pengecualian Tarif bagi Produk-produk unggulan Indonesia seperti Minyak Kelapa Sawit, Kakao, Kopi, Karet, dan Tekstil untuk masuk pasar AS.
2. Kapan ART ini akan berlaku? Jawaban: ▪ Perjanjian ini akan berlaku 90 hari setelah kedua negara memberikan keterangan tertulis yang menyatakan prosedur hukum di masing-masing negara (konsultasi dengan lembaga terkait dan ratifikasi) telah selesai dilakukan.
3. Apakah ART dapat dievaluasi dan diubah (amandemen)? Jawaban: ▪ Perjanjian ini dapat dievaluasi dan diubah (amandemen) sewaktu-waktu dengan permohonan dan persetujuan tertulis dari masing masing pihak.
Manfaat ART Bagi Indonesia
4. Selain penurunan besaran Tarif Resiprokal, apa manfaat yang Indonesiaperoleh dari ART?
Jawaban:
Peningkatan daya saing produk ekspor Indonesia
▪ Indonesia akan mendapatkan Tarif Resiprokal 0% untuk produk unggulan ekspor Indonesia seperti minyak kelapa sawit, kopi, kakao, dan lainnya. ▪ Pengecualian tarif diberlakukan terhadap 1.819 produk Indonesia (terdiri dari
1.695 produk industri dan 124 produk pertanian berlaku MFN)
▪ Untuk produk Tekstil Indonesia, pihak AS telah menyiapkan pengurangan tarif hingga 0% melalui mekanisme Tariff-Rate Quota (TRQ).
Peningkatan investasi melalui kemudahan berusaha
▪ Kemudahan masuknya investasi, khususnya di bidang teknologi tinggi untuk sektor ICT, alat kesehatan dan farmasi melalui penyesuaian kebijakan TKDN, ketentuan spesifikasi domestik dan deregulasi kebijakan dalam negeri. ▪ Komitmen Indonesia dalam penerapan Strategic Trade Management memberikan sinyal pada dunia usaha bahwa Indonesia sangat serius dalam menciptakan ekosistembisnis yang aman, serta menjamin bahwa barang-barang berteknologi tinggi dan bernilai tinggi tidak akan disalahgunakan. ▪ Dengan diberikannya kemudahan perizinan impor dan persyaratan standarisasi pada produk pertanian asal AS, diharapkan bisnis dapat memperoleh bahan baku secara lebih efisien dan menjaga kelancaran proses produksi, sehingga mendukung program ketahanan pangan nasional. ▪ Komitmen Indonesia untuk membuka peluang dan mendorong arus investasi denganpembatasan kepemilikan asing yang lebih longgar bagi perusahaan AS di sektor-sektor tertentu, termasuk divestasi pertambangan dan beberapa pembatasan di sektor keuangan.
Komitmen Indonesia terhadap AS
5. Apa komitmen pembukaan akses pasar yang diberikan Indonesia untuk AS? Jawaban: ▪ Indonesia membuka akses pasar untuk 99% produk asal AS dengan tarif sebesar 0%, dan akan mulai berlaku saat Entry Into Force (EIF) Perjanjian ini. ▪ Indonesia berkomitmen untuk menghapus Hambatan Non-Tarif bagi AS khususnya terkait perizinan impor, ketentuan TKDN, pengakuan standar AS, dan sertifikasi halal.
6. Apa saja produk AS yang akan dibeli oleh Indonesia sebagai bagian darikesepakatan ART?
Jawaban:
▪ Sebagai strategi menyeimbangkan perdagangan luar negeri dan pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri, Indonesia setuju untuk melakukan pembelian Metallurgical Coal, LPG, Crude Oil, dan Refined Gasoline. ▪ Indonesia juga setuju untuk melakukan pembelian pesawat, termasuk komponen dan jasa penerbangan, sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing industri jasa penerbangan secara nasional maupun regional. ▪ Indonesia juga akan meningkatkan pembelian produk pertanian asal AS, yang perutukannya untuk bahan baku kebutuhan industri makanan & minuman tertentu dan industri tekstil.
Impor Produk Pertanian dari AS
7. Apa pertimbangan Pemerintah setuju untuk membuka impor beras 1.000 Tondari Amerika Serikat?
Jawaban:
▪ Pemerintah setuju memberikan alokasi impor untuk beras klasifikasikhusus
asal AS, namun tetap realisasinya tergantung permintaan dalam negeri.
▪ Dalam 5 tahun terakhir, Indonesia tidak melakukan impor beras dari AS. Komitmenimpor beras AS hanya sebesar 1.000 Ton tidak signifikan atau hanya sekitar 0,00003% dari total produksi beras nasional yang mencapai 34,69 Juta Ton tahun 2025.
8. Apakah kebijakan membuka keran impor produk ayam AS berpotensi membanjiri pasar dan mengganggu peternak ayam dalam negeri?
Jawaban:
▪ Indonesia mengimpor produk ayam AS dalam bentuk live poultry yakni untuk kebutuhan Grand Parent Stock (GPS) sebanyak 580.000 ekor (dengan estimasi nilai sekitarUSD17-20 juta). GPS sangat dibutuhkan peternak ayam dalam negeri sebagai sumber genetik utama dan belum ada fasilitas pembibitan GPS di Indonesia. ▪ Selanjutnya, impor bagian ayam seperti leg quarters, breasts, legs, atau thighs selama ini memang tidak dilarang, sepanjang memenuhi persyaratan kesehatan hewan,keamanan pangan, kebutuhan tertentu, dan ketentuan teknis yang berlaku. ▪ Untuk kebutuhan industri makanan domestik, Indonesia juga melakukan importasi mechanically deboned meat (MDM) sebagai bahan baku pembuatan sosis, nugget, bakso, dan produk olahan lainnya dengan estimasi volume impor sekitar 120.000-150.000 ton per tahun. ▪ Pemerintah tetap memprioritaskan perlindungan peternak dalam negeri serta menjaga keseimbangan pasokan dan harga ayam nasional. Tidak ada kebijakan yang mengorbankan industri domestik.
9. Apakah Indonesia membuka impor jagung dan wajib mengimpor jagung Amerika Serikat setiap tahun sehingga dapat mengganggu produksi dalam negeri?
Jawaban:
▪ Ketentuan ini mengatur bahwa Indonesia memberikan akses impor Jagung asal AS untuk peruntukan bahan baku industri makanan & minuman (MaMin) dengan volumetertentu per tahun. Kebutuhan importasi jagung untuk industri MaMin pada tahun 2025 sekitar 1,4 juta ton. Produk jagung asal AS memiliki spesifikasi dan standar mutu sesuai yang dibutuhkan oleh industri MaMin. ▪ Ketentuan ini penting untuk Indonesia dalam rangka memastikan kecukupan bahan baku utama pada industri MaMin yang memiliki kontribusi 7,13% terhadap PDB Nasional, dan menyumbang 21% dari total ekspor industri non- migas (atau senilai USD48 Miliar), dan menyerap lapangan kerja hingga 6,7 juta pada tahun 2025.
Impor Produk Lainnya dari AS
10. Apa alasan Pemerintah setuju impor produk Minuman Alkohol AS masuk ke Indonesia?
Jawaban:
▪ Berdasarkan data tahun 2025, Indonesia mengelola importasi produk minuman alkoholdengan nilai USD 1,23 Miliar. Nilai importasi produk minuman alkohol asal AS sekitar USD 86,1 Juta (hanya 7% dari nilai total importasi minuman alkohol). Jumlahnya relatif kecil dibandingkan importasi dari negara-negara Eropa. ▪ Ketersediaan produk yang beragam dan berkualitas mendukung daya saing industri Indonesia sebagai destinasi internasional serta meningkatkan tourism spending. Disamping itu, Indonesia juga secara aktif melindungi dan mempromosikan produk minuman beralkohol domestik, seperti beer dan wine sebagai produk ekspor unggulan. ▪ Seluruh impor minuman beralkohol juga tetap tunduk pada persyaratan perizinan, keterangan informasi, dan ketentuan keamanan makanan-minuman di BPOM.
11. Benarkah Pemerintah mengizinkan masuknya pakaian bekas asal AmerikaSerikat yang berpotensi mengganggu industri tekstil nasional?
Jawaban:
▪ Tidak benar, yang diatur dalam hal ini adalah impor shredded worn clothing (SWC), yaitu pakaian yang telah dihancurkan menjadi bahan baku industri dan tidak memiliki nilai ekonomi seperti pakaian bekas utuh yang dijual kembali ke pasar (thrifting). ▪ SWC diimpor untuk kebutuhan bahan baku industri kain perca dan produk tekstil (benang) daur ulang. Ini berbeda secara substansi dan regulasi pelarangan impor pakaian bekas siap pakai. ▪ Pemerintah telah memastikan bahwa sudah ada industri dalam negeri yang akanmenampung seluruh impor SWC tersebut sebagai bahan baku produksi, sehingga tidak ada produk yang masuk ke pasar sebagai pakaian bekas.
Antisipasi Lonjakan Impor Produk AS
12. Apa yang akan Pemerintah lakukan jika produk impor asal AS membanjiripasar domestik?
Jawaban:
▪ Melalui ketentuan dalam ART ini, Pemerintah Indonesia dan AS memiliki forum Council on Trade and Investment yang secara periodik akan membahas implementasi perjanjian ini, termasuk jika terjadi lonjakan impor yang signifikan danmengganggu stabilitas pasar dalam negeri maupun perdagangan pada kedua negara.
Kebijakan Perdagangan Non Tarif
13. Bagaimana Pemerintah memastikan bahwa data pribadi penduduk Indonesia tidak disalahgunakan oleh Amerika Serikat?
Jawaban:
▪ Transfer data yang disepakati dalam perjanjian ART tetap tunduk pada aturan domestik, yaitu UU Perlindungan Data Pribadi. Data yang dimaksud dalam perjanjian tersebut adalah data yang diperlukan untuk bisnis (sistem aplikasi). Transfer data lintas batas merupakan infrastruktur utama bagi e-commerce, layanan keuangan digital, cloud, dan jasa digital lainnya. ▪ Artinya, tidak ada penyerahan kedaulatan data. Pemerintah memastikan proses pemindahan data secara fisik maupun secara digital (transmisi cloud dan kabel) dilakukan dalam kerangka secure and reliable data governance, tanpa mengorbankan hak-hak warga negara. ▪ Kepastian aturan transfer data memperkuat posisi Indonesia sebagai hub ekonomi digital di kawasan. Perusahaan teknologi global membutuhkan regulasi yang dapat memfasilitasi pemrosesan data lintas batas dengan perlindungan data yang memadai. Dengan tata kelola yang kredibel, Indonesia dapat menarik investasi pusat data (data centers), cloud infrastructure, dan layanan digital lainnya.
14. Apakah Pemerintah mengecualikan sertifikasi halal bagi seluruh produkAS? Jawaban: ▪ Tidak. Indonesia tetap memberlakukan sertifikasi halal untuk produk makanan dan minuman. Sementara itu makanan minuman yang mengandung konten non-halal wajibdiberi keterangan non-halal. Hal ini dilakukan untuk melindungi konsumen dalam negeri. ▪ Untuk produk kosmetik, alat kesehatan, dan produk manufaktur lain asal AS akan tetap mengikuti kaidah standar dan mutu keamanan produk, good manufacturing practice, dan informasi detail konten produk. Hal ini untuk memastikan konsumen diIndonesia mengetahui secara detail produk-produk yang akan digunakan. ▪ Indonesia dan AS juga telah memiliki kerja sama Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) di Amerika Serikat. Kerja sama ini memungkinkan pemberian label halal yang diberikan di AS dapat diakui keabsahannya di Indonesia. Hal ini dibutuhkan seiring dengan meningkatnya permintaan pasar Indonesia terhadap produk halal berkualitas tinggi, terutama produk daging dan barang konsumsi lainnya dari AS.
15. Apakah penghapusan bea masuk hingga 0% untuk lebih dari 99% produkAmerika Serikat akan berdampak negatif pada UMKM dan industri lokal?
Jawaban:
▪ Pada dasarnya besaran bea masuk MFN Indonesia sudah cukup kecil, rata-rata efectivetariff rate sekitar 8,1%. Indonesia juga telah menerapkan tarif 0% melalui berbagai perjanjian perdagangan bebas (FTA/ CEPA) dengan negara mitra utama lainnya. Mitra dagang yang sudah terikat perjanjian dengan Indonesia merepresentasikan sekitar 80% dari total perdagangan Indonesia. ▪ Sebagian besar produk yang mendapatkan fasilitas tarif 0% tersebut merupakan barang input, bahan baku, barang modal, dan komponen industri dengan mutu serta standar AS. Produk-produk ini justru sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha dalam negeri, termasuk UMKM, untuk memproduksi barang dengan kualitas, mutu dan harga yang lebih kompetitif dengan orientasi pasar domestik maupun ekspor. ▪ Disamping itu bila ada ada aktifitas perdagangan yang mengancam eksistensi dan keberlanjutan industri lokal, Pemerintah Indonesia dimungkinkan untuk menerapkan instrumen BM Tambahan (Safeguard, Anti-dumping, dan Anti- subsidi sesuai dengan kaidah dalam WTO.
16. Apakah benar produk alat kesehatan dan farmasi dari Amerika Serikat akan langsung diterima tanpa uji ulang di Indonesia? Apakah kebijakan ini melemahkan peran BPOM?
Jawaban:
▪ BPOM dan U.S. Food and Drug Administration (FDA) telah memiliki banyak kerja sama teknis dalam lingkup harmonisasi standar keamanan produk, pertukaran informasi keamanan produk, pengawasan obat, vaksin, dan kosmetik. ▪ Dengan demikian, produk Indonesia mengakui izin edar yang sudah diterbitkan oleh U.S. Food and Drug Administration (FDA) sebagai bukti bahwa produk tersebuttelah memenuhi standar keamanan, mutu, dan efektivitas. Sebagaimana diketahui bahwaFDA dikenal sebagai salah satu lembaga pengawas obat dan alat kesehatan dengan standar yang sangat ketat secara global. ▪ Artinya, jika suatu produk sudah melalui proses evaluasi yang ketat di Amerika Serikat, Indonesia tidak perlu mengulang seluruh proses pengujian dari awal. Ini untuk menghindari duplikasi proses yang sama. ▪ Namun demikian produk tetap harus melalui proses administrasi perizinan di Indonesia dan berada di bawah pengawasan BPOM. Namun evaluasi teknis yang telah dilakukan oleh FDA akan diakui sebagai bukti yang cukup untuk memenuhi persyaratan izin edar di Indonesia. ▪ Jika di kemudian hari ditemukan masalah keamanan, efektivitas, atau mutu yang signifikan, Indonesia tetap dapat mengambil langkah pengawasan sesuai kewenangannya.
17. Apakah benar perusahaan Amerika Serikat dibebaskan dari kewajiban TKDN? Apakah ini berarti kebijakan TKDN dihapus sepenuhnya?
Jawaban:
Kebijakan TKDN tetap berlaku dan diterapkan dalam konteks pengadaan pemerintah. Artinya, ketentuan TKDN terkait proyek atau merupakan belanja pemerintah, bukan seluruh barang yang beredar di pasar. Hal ini diberlakukan sebagai upaya mempromosikan penggunaan produk buatan Indonesia.
▪ Sedangkan barang yang dijual secara komersial di pasar nasional, maupun langsung ke konsumen, pada prinsipnya tidak dipersyaratkan TKDN secara umum. ▪ Dengan demikian, ketentuan ini tidak mengubah mekanisme persaingan barang di pasar ritel atau industri secara luas dan tidak serta merta membuat kondisi menjadi tidak adil bagi pelaku usaha dalam negeri.
18. Apakah pemerintah membebaskan perusahaan AS dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)?
Jawaban:
▪ Tidak. Indonesia tetap mengenakan PPN terhadap kegiatan perusahaan AS. ▪ Perjanjian ini mengatur agar pengenaan PPN tidak bersifat diskriminatif bagi perusahaan AS saja. Pemerintah Indonesia tetap mengenakan PPN kepada perusahaan AS sepanjang ketentuannya diberlakukan sama kepada negara lain.
19. Apakah dengan kerja sama mineral kritis artinya Indonesia mengekspormineral kritis mentah ke AS?
Jawaban:
▪ Tidak. Indonesia tidak membuka ekspor bahan mineral kritis dalam bentuk mentah ke Amerika Serikat. Pemerintah tidak melonggarkan larangan ekspor bahan mentah dengan adanya kesepakatan ini. ▪ Perjanjian ART justru mendorong perusahaan AS untuk bekerja sama dengan perusahaan Indonesia dalam implementasi kebijakan hilirisasi serta pengembangan industri pengolahan untuk mineral kritis dan rare earths. Perusahaan AS dapatmelakukan penambangan dan pengolahan di dalam negeri, untuk kemudian komoditas yang sudah diproses tersebut dapat diekspor sama seperti praktik bisnis yang saat iniberlaku dan sesuai dengan ketentuan yang ada.
20. Apakah Indonesia setuju tidak mewajibkan Perusahaan Platform Digital (PPD) AS untuk bekerja sama dengan perusahaan pers?
Jawaban:
▪ Dalam ART, Indonesia hanya menyetujui permintaan AS untuk tidak mewajibkan PPD bekerja sama dengan perusahaan pers melalui mekanisme lisensi berbayar, bagi hasil, dan berbagi data agregat pengguna berita. ▪ Namun, kewajiban PPD untuk bekerja sama dengan perusahaan pers tetap dimungkinkanmelalui bentuk kerja sama lain yang disepakati sesuai amanat pasal 7 ayat (3) huruf d. ▪ Mekanisme voluntary agreement juga dapat menjadi opsi skema kerja sama antara PPD AS dengan perusahaan pers. ▪ Saat ini sedang dipertimbangkan pengenaan Digital Service Tax atau PPN PMSE sebagaibest practice di beberapa negara OECD (Perancis, Inggris, Italia, Spanyol,
Austria) sebesar 2-7%. Penggunaan dari pajak ini untuk pembentukan Dana Pengembangan Literasi Digital atau entitas sejenis guna mendukung jurnalisme berkualitas bagi kantor berita dalam negeri.
Kesepakatan Komersial
21. Apa saja kesepakatan komersial yang dicapai dalam ARTini? Jawaban: ▪ Sebagai upaya menyeimbangkan perdagangan dan memastikan suplai produk esensial yang dibutuhkan Indonesia dari AS, maka tertuang beberapa kesepakatan komersial dalam ART, antara lain: - Pembelian produk energi (LPG, minyak mentah & gasoline) senilai USD15 miliar - Pembelian pesawat terbang komersial dan komponen pesawat senilai USD13,5 miliar - Pembelian produk pertanian (kapas, kedelai, bungkil kedelai, gandum, dan jagung) senilai USD4,5 miliar
Pembahasan hanya terkait Perdagangan dan Investasi
22. Apakah kesepakatan dalam ART juga membahas terkait dengan masalah keamanan dan terkait Laut China Selatan?
Jawaban:
▪ ART hanya membahas kesepakatan yang terkait dengan perdagangan dan investasi, dan tidak membahas kesepakatan yang terkait denganpermasalahan non-ekonomi seperti masalah pertahanan dan keamanan ▪ ART juga mengeluarkan pembahasan yang terkait dengan national-security, dan mengeluarkan pembahasan tentang border-security.
***
Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 22 Februari 2026: Pertunjukan Darurat
Johan
Dikenakan tarif 19% saja senang sekali. Maka tidak aneh bangsa ini menjadi bangsa yg paling bahagia sedunia. Menurut survey yg diterima presiden tentunya. Namun ada satu hal yg perlu jadi pertimbangan. Orang2 delusional cenderung merasa sebagai orang yg paling bahagia.
Jokosp Sp
Kenapa China bisa maju sedang Indonesia gak maju-maju?. "Sederhana saja jawabannya". Apa?. "Karena mata mereka sipit-sipit. Mereka lebih fokus ke objek. Sedang kita lebih mblolok, lebih lebar, Mata kita bisa ke mana-mana lihatnya".. "Pemimpinnya, sistemnya, hukumnya fokus bersihkan dulu terhadap korupsi. Baru yang lainnya akan berjalan dengan baik berikutnya". "Di kita mana ada yang fokus ke pemberantasan korupsi. Sudah semerajalelanya seperti ini saja masih terus ada pembiaran. Malah dipakai untuk sistem sandra bagi pemimpinnya".
Jokosp Sp
Temen yang saya sering panggil Si Sipit di bagian keuangan kirim chat begini: "Ini cerdasnya China dalam menjaga mata uang yuan dan ekonominya: 1.Penetapan titik tengah harian (Daily Fixing): Setiap pagi PBOC menetapkan kurs referensi/titik tengah. Nilai tukar yuan di pasar hanya diperbolehkan bergerak naik turun maksimal 2% dari titik tengah tersebut. 2.Faktor kontra Siklus (Counter Cyclical Faktor)-PBOC sering menyertakan penyesuaian rahasia dalam formula penetapan kurs harian untuk melawan volatilitas pasar yang berlebihan dan mencegah pelemahan/ penguatan drastis. 3.Intervensi Pasar dan Cadangan Devisa: China memiliki cadangan devisa sangat besar (USD 3,1 trilyun) yang bisa dipakai membeli yuan di pasar valuta asing. 4.Pengendalian Modal (Capital Control): China menerapkan aturan ketat untuk aliran uang keluar dari negaranya. Per 1 Januari 2026 memperketat verifikasi identitas untuk transfer valas dan bank diwajibkan menyimpan catatan selama 10 thn untuk membatasi pelarian modal yang bisa menekan yuan. 5.Internasionalisasi dan Dedolarisasi: China mendorong penggunaan yuan dalam perdagangan lintas negara melalui sistem CIPS (Cross Border Interbank Payment System) guna mengurangi ketergantungan Dolar AS. Sampai 2025 sudah lebih 1.700 bank seluruh dunia menggunakan sistem ini. 6.Mata Uang Digital (e-CNY): mulai tahun 2026 mengubah kerangka baru dari sekedar mata uang digital menjadi simpanan digital yang berbunga. Dengan tujuan adapsi dalam negeri dan stabilitas moneter. ->
Jokosp Sp
Catatan 2025-2026 China sengaja membiarkan Yuan sedikit melemah hingga level 7,5 per USD. Hal ini untuk menghadapi atas kenaikan tarif yang dikenakan AS. Ini guna menjaga daya saing eksportnya. Devaluasi Yuan (CNY) mempunyai dampak luas ekonomi global karena China sebagai "Pabrik Dunia". Berikut dampaknya: 1.Peningkatan daya saing eksport China: Mata uang lebih lemah membuat barang-barang buatan China lebih murah di pasar internasional. Ini guna mempertahankan surplus perdagangannya walaupun ada tekanan AS. 2.Tekanan pada produsen global: Murahnya produk China dapat merugikan produk negara lain, bahkan mematikannya dengan tidak ada perlindungan dari negara yang memadai, Kasusnya banyak sudah di Indonesia pabrik-pabrik mati dan cabut. 3.Resiko Deflasi Global: impor dari negara lain jika berlebihan dan tanpa filter (kasus korupsi di bea cukai contohnya) akan menimbulkan inflasi di negara tersebut. Negara tidak terima pajaknya karena sudah dikorup pejabat dan importirnya. Memetikan industri dalam negeri dan berdampak ke angka pengangguran yang meningkat Melemahnya belanja rakyat. Ini sedang terjadi di Indonesia.4.Volatilitas Pasar Keuangan dan Pelarian Modal: Devaluasi yang mendadak bisa memicu kepanikan di pasar saham dan pelarian valuta asing global. Sampai 2026 pemerintah China lebih memilih depresiasi yang terkendali daripada devaluasi mendadak guna menjaga stabilitas pasar dan mencegah pelarian modal besar-besaran. Kita Indonesia bagaimana yang indek korupsinya jeblok?.
riansyah harun
Di Amerika Serikat, keputusan MK nya bikin Presidennya mumet. Namun di Indonesia, ada Keputusan MK yang jempol. Tentang Wartawan yang tidak bisa dituntut secara Pidana dan Perdata sebelum di "sidang" oleh Dewan Persnya. Saya kurang tau, saat seseorang yang pernah menjadi sesuatu, dan baru beberapa hari lalu keliling negara negara di jazirah Arab utamanya Yaman dan Mesir, saat memimpin Dewan Pers dalam menangani "anak buahnya" yang kena masalah...?? Seberapa kuat organisasi itu dalam membela anak buahnya...??? Karena belakangan ini juga, lagi ramai ramainya tuntutan salah satu organisasi profesi, agar "hak pengelolaan" organisasi tersebut, tetap dikembalikan kepada mereka...???
riansyah harun
Di Amerika Serikat, yang negaranya sangat "ditakuti" oleh negara negara tertentu, Presidennya bukan tidak takut, malah "keok" dengan Keputusan Mahkamah Agung nya. Rasanya Pak Trump seperti "ketendang" isi kepalanya. Mumet dan macam macam rasa hatinya. Namun ada satu hal yang juga menarik, tetangga jauh Pak Trump...! Namun kalau membahasnya, harus bisik bisik pula. Dan bisik bisiknyapun jangan kedengaran orang sebelah. Ssstttt...., MK nya "keok", yang dengar dengar karena permintaan (entah permintaan siapa) untuk bisa meloloskan warga tertentu, guna bertarung menjadi sesuatu. Padahal terkendala aturan. Tapi siapa tau ada Perusuh Disway yang berani membisikannya lebih agak keras..., untuk menyampaikan MK yang dimanakah itu...????
Juve Zhang
Suhu Xi Jin Ping minum Mao Tai dan Putin minum Vodka. Mereka bahagia ketika Trumpet ingin caplok green land dan Kanada....mereka merayakan ke bodohan Trumpet....mereka ketawa ngakak....tapi di berita seolah olah marah karena alasan Trumpet ingin caplok green land supaya gak dicaplok Rusia dan Tiongkok....suhu Xi Jin Ping ngakak pun Putin ngakak .... Hanya orang gila yg punya pikiran Rusia dan Tiongkok mau caplok green land....keduanya GanBai minum Mao Tai dan Vodka....mereka tahu sekarang Trumpet sudah kena penyakit ketuaan alias sudah .UPNORMAL.....wkwk.... sekutu Eropa juga sadar alasan akan di caplok Rusia dan Tiongkok sudah UPNORMAL.... begitu bodohnya Trumpet menuduh Tiongkok dan Rusia akan mencaplok Green land....logika berpikirnya sudah balik ke anak Esemka.... memalukan bagi rakyat Amerika....jelas IQ 2 Digit.... Putin dan Suhu Xi Jin Ping sudah Tua mereka merasa beruntung otaknya belum UPNORMAL.....wkwk.
D' Swan
Ibarat orang bersaudara, Trump ini saudara tua apa si bungsu sih kok ya suka suka? Saya ingat keluhan teman. Dulu. Dia sulung ngeluh kalau setiap ibunya pulang pasar, dia dan saudara saudara yang lain belum boleh mengambil apalagi memakan penganan yag dibeli sebelum si bungsu. Aturannya begitu. Aturan ibu? Bukan. Aturan si bungsu. "Untuk aku dua.Yang besar besar. Aku yang pilih! " Suka suka memang. Udah kayak Trump saja.
djokoLodang
-o-- + Kamu sedang apa, Cucu sayang? v Sedang mewarnai buku gambar ini. + Boleh Nenek bantuin? v Boleh, ...Duduk sini, Nek, di sebelahku. + Mana yang harus Nenek warnai? Gambar bebek ini? - Tidak, Nek. + Ooh. Apa gambar pohon ini? Warna apa? v Nek, Nenek duduk saja. Dan bilang "Bagus, bagus!". Itu saja. ...
Liam Then
Pak Bos lagi galau, beberapa hari ini, ujung tulisan selalu nyentil-nyentil. Ini alami sebenarnya, makin jauh jalan-jalan makin kepikiran yang di rumah. Jadi ini efek jalan-jalan. Makanya, lain kali ajak perusuh ramai-ramai, sponsori gratis ramai-ramai, umroh, habis itu ke Yaman, abis itu ke Mesir. Kalau ramai-ramai pengasuh, pesuruh , perusuh jalan bareng, pasti tak sempat mikir macem-macem lagi, cuma mikir satu aja. Habis banyak
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
PENILAIAN INTELIJEN AS ATAS XI.. Katanyaidak korup. Tidak tergoda uang. Tapi bisa “dikorupsi” oleh kekuasaan. Ini seperti orang kebal gula, tapi lemah pada karbohidrat. Manusia tetap manusia. Ada preferensi. Minat pada mistisisme Buddhis. Pemimpin besar yang sesekali menengok ke dalam. Bukan hanya ke grafik ekonomi. Tertarik meditasi juga untuk membantu membaca peta kekuasaan dengan napas lebih panjang. Ia paham Barat, bahkan bersimpati pada Amerika Serikat. Pernah lama di Fujian. Jadi mengenal Taiwan beneran. Kesimpulannya sederhana. Sosoknya bukan petualang gaya hidup. Lebih mirip manajer kekuasaan yang hemat kata. Bagi intelijen, profil seperti ini membosankan. Bagi politik, justru efektif. Dan bagi publik, selalu ada misteri. Karena yang paling sulit ditebak bukan uang. Tapi niat. ### Referensi: FB..
Kang Sabarikhlas
"Lho Kang, pagi² bawa sepeda mau kemana?.. lagi puasa kuat ta?..." "anu... mbokGaduh, biar berkeringat saya mau gowes tipis²... kan Ibu² senam libur, photografernya santai" "Hati² Kang, kecebur got...wkwkwk." Huh.!...dasar mbokGaduh KaCeCe ('kakean cocot'). Headshet dah terpasang, ditelinga mengalun lagu "Creep"-Radio Head tapi yg. ini versi cover AI lebih enak didengar sambil gowes... Arek seBelAH (Jangan DISINGKAT) pasti ndak tahu lagu ini...hehehe... Dari Tunjungan ke Jl.Pasar Genteng lurus Jl.Walikota Mustajab, nampak seorang wanita, celana+kaos ketat rambut diikat model ekor kuda.... bodynyi ramping, lari sendirian. "Slamat pagi Mbak" saya sok akrab sambil tebar pesona senyum 'odol'. "Pagi juga..Mas".... duh, suaranyi lembut bak pasir berbisik... Tiba² dia lari agak menjauh didepan saya, lalu mau memotret saya.. Sayapun pasang gaya+senyum juga jari² saya bentuk 'sarangheo'..... Dan seketika.."BRAAK" sepeda saya nabrak gerobak sampah karna lupa kedua tangan ndak pegang setir.!!! Sepeda roboh, saya jatuh, kepala terbentur besi gerobak, siku tangan +dengkul berdarah... Wanitanyi menghilang,...horor..??? (apa karna "Pertujukan Darurat"?...) Sampai dirumah, istri kuaget... "Oalaa Nang, dah tua gowes jangan ngebut..ini aku dari pasar, sampean tak belikan susu buat buka puasa". "Lho Dik kok susu beruang, aku kan mau susu nona.." "Apa.!!..susu nona???.." Tiba².."TUNGGG" kaleng susu beruang mendarat persis di kepala saya yg tadi kebentur besi gerobak, Pingsan...sd magrib.
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
DISMorning, 22 FEBRUARI 2016: “Learning to Write is Like Learning to Ride a Bike” DISMorning pagi ini seperti biasa, ada host - ada redaksi. Dan narasumbernya tetap pak Dahlan "sorangan". Tim redaksi di studio Disway sesekali menyampaikan komentar penonton dan pertanyaan tambahan. Percakapan berfokus pada cara belajar menulis, pendidikan jurnalistik, dan pembentukan pola pikir melalui proses menulis. Menurut pak Dahlan: Menulis itu seperti naik sepeda. Tidak bisa dikuasai lewat teori, kursus, atau membaca buku saja. Harus dicoba berulang-ulang, jatuh, bangkit, lalu terbiasa. Pendidikan sering hanya “how to know” Bukan “how to do”. Pengajaran keterampilan menulis membutuhkan "praktik nyata". Misalnya minta peserta menulis pengalaman sederhana. Tidak perlu rumus di awal. Semua tulisan harus diapresiasi agar muncul keberanian mencoba. Rumus teknis diberikan setelah siswa mulai mampu menulis. Menulis yang diulang. Dan diulang. Maka yang belakangan akan makin baik. Menulis melatih tiga kemampuan utama: 1). Konsentrasi terhadap realitas. 2). Menstrukturkan persoalan. Memilah yang penting dan tidak. 3). Kontemplasi sebelum menuliskan gagasan. Menulis juga membentuk kualitas kepemimpinan. Dengan menulis, seseorang belajar berpikir sistematis dan mampu mengelola masalah secara logis. Tekanan hidup, pressure bisa mendorong perkembangan diri. Banyak anak muda belum menemukan arah karena belum mengalami tekanan yang memaksa mereka berpikir serius.
Liáng - βιολί ζήτα
Now or Never !! Mahkamah Agung AS mengeluarkan keputusan (6 banding 3), hari Jumat minggu yang lalu, bahwa Presiden Donald Trump tidak dapat secara hukum membenarkan pemberlakuan tarif besar-besaran dengan alasan darurat ekonomi. Lantas, bagaimana implikasinya terhadap kesepakatan yang telah dicapai antara Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Donald Trump, bulan Juli 2025 yang lalu, setelah Keputusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif besar-besaran yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump tersebut ?? Anda Pasti Tahu, bahwa telah tercapai Kesepatan antara Ursula von der Leyen dan Donald Trump, antara lain : 1. Menyetujui pengenaan tarif 15% secara menyeluruh untuk ekspor Uni Eropa ke AS 2. Menyetujui pemangkasan bea masuk barang industri AS menjadi nol persen. 3. Uni Eropa juga berjanji untuk membeli produk energi AS senilai $750 miliar hingga tahun 2028. 4. Uni Eropa akan berinvestasi $600 miliar di berbagai sektor strategis di AS. Sebagian masyarakat Uni Eropa mengritik kesepakatan tersebut, yang dinilai tidak seimbang dan sangat menguntungkan Washington (bahasa gamblangnya sih "sangat merugikan Uni Eropa"). [1/2]
ikhwan guru sejarah
Ini komen cocoknya buat kemarin. Manusia itu makhluk yg paling egois dan rakus. Maka oerlu dikasih “agama” untuk menekan ego dan rakusnya. Saking egonya, kita seperti memaklumi atau dipaksa memaklumi manakala nyawa 3000 orang melayang yang dibandingkan dengan kemajuan ekonomi yg dicapai setelahnya. Seolah nyawa 3000 orang itu statistik saja. Mirip sejarah kita awal munculnya orba. Nyawa anak bangsa 500.000 jumlahnya melayang dalam kampanye anti komunis dan menyingkirkan musuh politik Orba. Kemudian nyawa sebanyak itu seolah-olah sah saja dihilangkan dibandingkan dengan kesuksesan pembangunan masa orba. Bisa jadi nyawa satu org itu orang tua yg diharapkan anak2nya, seorang anak yg diharapkan orang tuanya, atau serang ibu yg diharapkan kasih sayangnya. Padahal kitab suci mengatakan, membunuh satu nyawa tanpa haq sama dengan membunuh seluruh umat manusia. Ya Allah ..ampuni kami…
Murid SD Internasional
KULIAH KEADILAN Sore itu di salah satu ruangan kampus, seorang Guru Besar Ilmu Hukum hendak memberikan kuliah tentang Keadilan. Namun sebelum memberikan kuliah, sang Guru Besar tersebut melakukan satu hal mengejutkan. Guru Besar: "Anda, iya, Anda, mahasiswi yang mengenakan kemeja ungu. Silakan Anda keluar dari kelas saya". Mahasiswi: (kaget) "Lho...? Kenapa, Pak?" Guru Besar: (dengan suara meninggi) "Jangan tanya alasan saya. Silakan keluar". Si mahasiswi tersebut segera berdiri, mengemas buku dan alat tulisnya, dan segera beranjak keluar ruangan dengan perasaan bingung bercampur marah. Usai si mahasiswi tersebut pergi, seisi ruangan hening. Guru Besar: "Baik. Kita akan mulai kuliah tentang... Keadilan". Seorang mahasiswa yang duduk di barisan depan, mengangkat tangan. Mahasiswa: "Pak" Guru Besar: "Ya?" Mahasiswa: "Kenapa Bapak mengusir salah satu rekan kami, mahasiswi tadi, tanpa alasan?" Guru Besar: "To the point. Inti yang ingin kamu kemukakan?" Mahasiswa: "Bapak hendak membawakan kuliah tentang Keadilan, tapi baru saja Bapak mempertontonkan ke-tidak-adilan. Itu ironi". Seisi ruangan langsung riuh, setuju dengan ucapan si mahasiswa. Guru Besar: "Ketika... saya mengusir mahasiswi tadi, Anda semua punya kesempatan untuk mencegah saya, dan Anda semua punya kesempatan untuk melindungi mahasiswi tadi. Pertanyaan besarnya, kenapa kalian semua tadi diam saja?" Dumbfounded. Seisi ruangan bungkam. Guru Besar: "Nah... kuliah tentang Keadilan... selesai". []
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber:

Komentar: 110
Silahkan login untuk berkomentar