JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin blak-blakan bicara soal angka kematian ibu dan bayi di Indonesia.
Setiap satu jam, sekitar tiga bayi meninggal dunia, sementara satu ibu hamil atau melahirkan wafat hampir setiap dua jam.
Belum lagi angka stunting yang menjadi tantangan Indonesia Emas 2045.
"Jika angka kematian bayi kita sekitar 33 ribu per tahun, dibagi 365 hari dan 24 jam, maka setiap jam hampir empat bayi meninggal. Artinya, selama kita duduk dan berbicara satu jam, tiga bayi meninggal di Indonesia,” ujar Menkes dalam Peresmian Peningkatan Kapabilitas Lini Produksi MMS dan R&D Bayer Indonesia di Depok.
BACA JUGA:Banyak Nakes Terdampak Banjir Sumatera Kehilangan KTP, Menkes Usul STR Jadi Pengganti Data Bantuan
Menkes Budi juga mengungkapkan angka kematian ibu mencapai sekitar 4.100 kasus per tahun.
"Dalam dua jam diskusi saja, dua ibu bisa meninggal,” katanya
Pemerintah menegaskan pentingnya peran industri dalam mendukung agenda kesehatan nasional.
BACA JUGA:Menkes Ungkap Relawan Nakes Harus ke Malaysia Dulu Untuk Sampai Aceh
“Penguatan produksi MMS dan R&D di dalam negeri merupakan langkah strategis untuk menjamin ketersediaan produk kesehatan yang bermutu serta mendukung prioritas nasional, termasuk kesehatan ibu dan anak," jelasnya.
Peningkatan manufaktur, termasuk untuk memproduksi MMS merupakan bentuk kesiapan Bayer dalam memperkuat ekosistem kesehatan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
MMS yang diproduksi di Pabrik Bayer Consumer Health Cimanggis sesuai dengan standar formulasi UNIMMAP, yang mengandung 15 vitamin dan mineral esensial bagi ibu hamil.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Makan Siang, Kemenkes Siapkan Terapi Medis Khusus untuk 18 Persen Anak Stunting
“Bayer menginvestasikan 1.4 juta euro atau setara 26 miliar Rupiah untuk mengoptimalkan output produksi hingga 20 persen. Kini, kapasitas produksi Pabrik Bayer Consumer Health Cimanggis mencapai 2,4 miliar tablet per tahun untuk kebutuhan domestik maupun global. Khusus untuk MMS, Pabrik Bayer Consumer Health Cimanggis mampu memproduksi hingga 1.2 miliar tablet per tahun dalam kemasan botol dan blister,” jelas Priscilla Silvan Prarizta, Head of Bayer Supply Center Consumer Health Cimanggis.
Ia menambahkan, “Investasi untuk pengembangan fasilitas produksi MMS ini diharapkan dapat mendukung upaya Pemerintah dalam menurunkan stunting melalui penyediaan suplementasi mikronutrien berkualitas tinggi dan aman bagi ibu hamil, sekaligus memastikan akses yang lebih luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia.”