"Secara pribadi saya berdoa kepada Tuhan, semoga mimpi buruk terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir itu tidak terjadi," jelasnya.
BACA JUGA:Jeger! Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Namun, dia menjelaskan bahwa doa saja tak cukup apabila manusia dan bangsa sedunia tak berupaya menyelamatkan dunia.
"Tapi tidak cukup dengan doa satu, dua orang. Andaikata 8,3 milyar manusia penghuni bumi juga berdoa secara khusyuk, Tuhan tak begitu saja mengabulkan kalau manusia dan bangsa-bangsa sedunia tidak bekerja dan berupaya untuk menyelamatkan dunianya," paparnya.
Ia mengingatkan bahwa kehancuran dunia bukan hanya disebabkan oleh orang jahat, tetapi juga karena orang-orang baik memilih diam.
“Kalau yang baik-baik diam, yang jahat akan menang,” tegasnya, mengutip pemikiran Edmund Burke dan Albert Einstein.
Untuk itu, SBY mengusulkan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil inisiatif menggelar Sidang Umum PBB darurat (Emergency UN General Assembly).
BACA JUGA:SBY Tegaskan Demokrat Solid: Tak Ada 'Matahari Kembar' di Internal Partai
"Saran dan usulan saya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil inisiatif mengundang para pemimpin dunia untuk berembuk di Persidangan Umum PBB yang sifatnya darurat (Emergency UN General Assembly)," saran dia.
Sidang tersebut diharapkan menjadi forum bagi para pemimpin dunia untuk membahas langkah-langkah konkret mencegah krisis global berskala besar, termasuk potensi perang dunia.
“Saya tahu, boleh dikata saat ini PBB tidak berdaya dan tidak berkuasa. Tetapi, janganlah sejarah mencatat PBB melakukan pembiaran dan juga doing nothing," tukasnya.
SBY menyadari seruan tersebut mungkin tidak langsung direspons. Namun, ia berharap langkah itu bisa menjadi awal tumbuhnya kesadaran dan kemauan politik global untuk menyelamatkan dunia.
“Mungkin saja, seruan para pemimpin sedunia itu 'bagai berseru di padang pasir'. Artinya, tak akan diindahkan. Tetapi, mungkin juga itu awal dari kesadaran, kehendak, dan langkah-langkah nyata dari bangsa-bangsa sedunia untuk menyelamatkan dunia yang kita cintai ini. Ingat, if there is a will, there is a way," lanjut dia.