"Bisa menimbulkan iritasi pada saluran napas. Terjadi pembengkakan, batuk, hingga sesak napas yang akut. Apalagi kalau penggunanya punya riwayat asma, itu efeknya akan jauh lebih parah," tegasnya.
BACA JUGA:Titik Lokasi Banjir di Jakarta Hari Ini, Pramono Pastikan Tersisa di Kampung Melayu
Pengguna akan merasakan sensasi euforia, rasa nyaman, dan kepercayaan diri yang meningkat secara instan. Rasa "bahagia" semu inilah yang membuat remaja terjebak dalam lingkaran setan adiksi.
Namun, harga yang harus dibayar sangat mahal. Selain merusak jantung dan paru, zat ini perlahan menggerogoti saluran pencernaan, memicu mual, muntah, hingga diare kronis. Dalam jangka panjang, mekanisme berpikir di otak akan mengalami gangguan permanen.
"Kalau terus-menerus, selain adiksi, ke otak juga bisa berdampak pada gangguan cara berpikir," tutup Prof. Erlina.