Mengapa Puasa Ramadan Begitu Istimewa? Ini Penjelasan Al-Qur’an dan Hadis

Selasa 27-01-2026,08:08 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

Sejak turunnya ayat ini, puasa Ramadan menjadi ibadah wajib yang harus dijalankan umat Islam selama satu bulan penuh, sesuai dengan rukun dan syariat agama.

BACA JUGA:Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026 Resmi 1-30 Ramadhan 1447 H, Siap-Siap Catat Tanggalnya!

Puasa Ramadan sebagai Rukun Islam

Puasa Ramadan memiliki kedudukan istimewa karena termasuk dalam rukun Islam yang ketiga. Artinya, ibadah ini bersifat wajib bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat. Meninggalkannya tanpa uzur syar’i dapat mendatangkan dosa.

Sebagai ibadah yang bersifat langsung antara hamba dan Tuhannya, puasa memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi dan menjadi sarana penyucian jiwa.

Keistimewaan Puasa Ramadan dalam Hadis

Keutamaan puasa Ramadan dijelaskan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya hingga sepuluh kali lipat, bahkan sampai tujuh ratus kali lipat.

Namun, Allah SWT berfirman bahwa puasa adalah ibadah khusus untuk-Nya, dan Dia sendiri yang akan memberikan balasannya. Hal ini karena orang yang berpuasa meninggalkan makan, minum, dan hawa nafsu semata-mata karena Allah.

Bagi orang yang berpuasa, terdapat dua kebahagiaan: kebahagiaan saat berbuka dan kebahagiaan ketika kelak bertemu dengan Rabb-nya. Bahkan, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dibandingkan bau minyak kasturi.

BACA JUGA:Kapan Puasa Syaban 2026 Dimulai? Cek Tanggalnya di Sini

Makna Puasa Ramadan bagi Kehidupan Muslim

Puasa Ramadan mengajarkan umat Islam tentang keikhlasan, empati, dan pengendalian diri. Melalui ibadah ini, seorang Muslim dilatih untuk merasakan penderitaan orang lain, memperbaiki akhlak, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Ramadan bukan hanya bulan menahan lapar, tetapi juga momentum untuk memperbanyak amal saleh, introspeksi diri, dan meningkatkan kualitas iman.

Kategori :