Oleh karena itu, peserta BPJS Ketenagakerjaan disarankan tidak berpatokan pada tanggal resign, melainkan memastikan status kepesertaan sudah nonaktif.
Dengan memahami alur ini, peserta dapat mengetahui secara pasti kapan JHT BPJS Ketenagakerjaan bisa dicairkan tanpa salah perhitungan.